terasjabar.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 30 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kekuasaan Negara Berubah Jadi Mesin Elektoral

Herman by Herman
30 Mei 2026 14:26
in Berita Utama, News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kekuasaan Negara Berubah Jadi Mesin Elektoral

Siaran Pers

TERAS JABAR, YOGYAKARTA – Kekuasaan Negara telah mengalami pengerdilan. Penyempitan makna. Negara merdeka, negara berdaulat, negara hukum, negara bangsa, yang
dirancang untuk melindungi segenap tumpah darah dan bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa direduksi dan berubah fungsi menjadi mesin elektoral.

“Ada kecenderungan yang akut, negara dikelola secara menyimpang, tidak lebih sebagai instrumen untuk memperoleh,
mengakumulasi, dan memperluas kekuasaan,” kata Sudirman Said dalam pembukaan Konferensi Republik, Sabtu (30/5/2026) di Gadjah Mada University Club, Yogyakarta.

Bahkan lebih jauh lagi, lanjut Sudirman, negara digunakan untuk memperpanjang kekuasaan, kalau bisa selama-lamanya. Dan kalau bisa, terus dikontrol oleh segelintir keluarga.

“Sistem koruptif dihidupkan. Sistem kontrol check & balances dimatikan. Praktik nepotisme dan kroniisme disuburkan. Meritokrasi dipinggirkan. Politik dijadikan panglima dalam memutuskan segala
sesuatu, sementara kepakaran, tertib hukum dan tata-kelola dihancurkan,” tandas Sudirman, yang juga Ketua Panitia Konferensi Republik.
Lebih lanjut Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) itu menyampaikan, ada gejala akut dan makin meluas: kekuasaan publik, yang seharusnya menjadi jalan melayani rakyat banyak, diurus sebagai aset pribadi yang dimanfaatkan untuk memajukan hidup sanak
keluarga.

Pada dewasa ini, peran state juga makin mendominasi proses penyelenggaraan negara, menyingkirkan pilar lainnya. Dunia usaha mengalami penekanan dan perlakuan yang tidak membuat investor nyaman. Masyarakat sipil dan suara kritis mengalami tekanan bukan saja mental, tapi sudah mengarah pada tekanan fisik.

Singkatnya, telah terjadi kerusakan institusi dan fungsi-fungsi negara, yang meliputi merosotnya kepemimpinan, disfungsi kelembagaan, dan kerusakan kultur dan norma-norma penyelenggaraan negara.

Penyebab semua ini, dalam pandangan Sudirman, adalah karena dalam satu dekade terakhir, kita telah membuang atau setidak-tidaknya menyingkirkan tiga fundamen
utama dalam proses penyelenggaraan negara, yaitu: marginalisasi aspek INTELEKTUAL, kemerosotan MORAL, dan menjauh dari nilai-nilai SPIRITUAL.

“Defisitnya tiga aspek tadi bila Adak
segera diatasi, bisa membawa kita pada penyelenggaraan kekuasaan yang serba-boleh,” imbuh Sudirman dalam acara yang dihadiri ratusan tokoh civil society dari kalangan akademisi, aktivis, ekonom, mahasiswa, juga tokoh masyarakat ini.

Apa pun bisa dilakukan. Apa pun yang penguasa mau, akan dihalalkan. Jika hukumnya melarang, Ubah hukumnya. Jika konstitusi membatasi kemauan. Ubah juga konstitusi itu.

RELATED POSTS

Dua Statemen “UGM Menjawab” sangat Wagu,Bak Sirkuit Kemelut, Kampus Biru (Takut) Menolak Ayah

Gowes Cimahi-Papua, Hari ke-7, Taufik Pilih Istirahat Dua Hari di Jogja

“Bagaimana kalau kepatutan dan etika tak membolehkan? Bila undang-undang konstitusi saja enteng diubah-ubah, apalagi soal kepatutan,” urai Sudirman.

Dalam kesempatan tersebut Sudirman mengajakpeserta Konferensi
Republik untuk menguatkan kesadaran dan keinsyafan peran sebagai kita
kaum terdidik.

“Sudah sepatutnya kita berani ambil tanggung jawab lebih daripada rakyat kebanyakan. Kita telah banyak menerima previlese: beroleh pendidikan terbaik,
kesempatan terbaik, sebagian dibiayai dengan uang rakyat, dsb. Semua
previlese itu harus kita bayar balik kepada negeri. Di sinilah esensi meneguhkan peran masyarakat sipil. Agar langkah kita bisa terpadu, kuncinya terletak pada: kapasita,” ajaknya

Kunci ini, jelasnya, bisa diikhtarkan bila ada tiga pendekatan kepemimpinan. Yakni
Pertama, Kepemimpinan Institusional. Kesadaran bersama bahwa kita harus membangun kembali kerusakan institusi kenegaraan. Butuh kerja besar dari seluruh elemen.

ADVERTISEMENT

Oleh sebab itu perlu pendekatan kedua, yakni Kepemimpinan kolektif, collective effort, bukan kepemimpinan personal atau kepemimpinan bendera, yang menonjolkan persona individu dan abai pada kerja-kerja kolektif. Sedemikian besar agenda bangsa ini ke depan, maka Adak ada satu orang pun yang akan mampu melakukannya sendirian.

Dan ketiga perlu Kepemimpinan intrinsik. Kita memerlukan banyak sekali para pemimpin sejati. Para pemimpin instrinsik, yang dasar
kekuatannya bukan dari status, tanda pangkat, jabatan, atau simbol-simbol kekuasaan, tapi kepemimpinan yang dipandu oleh nilai-nilai luhur: kejujuran, integritas, kompetensi, visi, kemauan berkorban, jiwa melayani, dan kemampuan merajut kemajemukan sebagai sumber kekuatan, dll.

“Dan, hari ini, di ruangan ini, Indonesia punya begitu banyak potensi kepemimpinan institusinal, kepemimpinan kolektif, dan kepemimpinan intrinsik. Pun di luar sana, bila kita sabar dan tekun merajutnya, kita akan mampu menggalang potensi kepemimpinan ini untuk menata kembali hidup bernegara kita, agar terus terjaga pada tujuan yang diamanahkan oleh para pendidik Republik,” tandas Sudirman.***

Tags: KinferensiUGM
ShareTweetSend

Related Posts

Roy Suryo
Opini

Dua Statemen “UGM Menjawab” sangat Wagu,Bak Sirkuit Kemelut, Kampus Biru (Takut) Menolak Ayah

25 Agu 2025 03:43
Gowes Cimahi-Papua, Hari ke-7, Taufik Pilih Istirahat Dua Hari di Jogja
Berita Utama

Gowes Cimahi-Papua, Hari ke-7, Taufik Pilih Istirahat Dua Hari di Jogja

4 Mei 2025 20:25
Next Post
DPR Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Minta Pelayanan Jamaah Tetap Maksimal

DPR Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Minta Pelayanan Jamaah Tetap Maksimal

Monza Kembali ke Serie A Usai Menangi Tiket Promosi Lewat Play-off

Monza Kembali ke Serie A Usai Menangi Tiket Promosi Lewat Play-off

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Tak Terkendali, Mobil SUV Berplat MB  Terguling dan Terbalik di Jalan Setiabudi Bandung

Tak Terkendali, Mobil SUV Berplat MB Terguling dan Terbalik di Jalan Setiabudi Bandung

0
Gempa Bumi Tektonik M2,4 Melanda Kuningan Tengah Malam

Gempa Bumi Tektonik M2,4 Melanda Kuningan Tengah Malam

0
Monza Kembali ke Serie A Usai Menangi Tiket Promosi Lewat Play-off

Monza Kembali ke Serie A Usai Menangi Tiket Promosi Lewat Play-off

0
DPR Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Minta Pelayanan Jamaah Tetap Maksimal

DPR Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Minta Pelayanan Jamaah Tetap Maksimal

0
Tak Terkendali, Mobil SUV Berplat MB  Terguling dan Terbalik di Jalan Setiabudi Bandung

Tak Terkendali, Mobil SUV Berplat MB Terguling dan Terbalik di Jalan Setiabudi Bandung

30 Mei 2026 15:38
Gempa Bumi Tektonik M2,4 Melanda Kuningan Tengah Malam

Gempa Bumi Tektonik M2,4 Melanda Kuningan Tengah Malam

30 Mei 2026 15:27
Monza Kembali ke Serie A Usai Menangi Tiket Promosi Lewat Play-off

Monza Kembali ke Serie A Usai Menangi Tiket Promosi Lewat Play-off

30 Mei 2026 15:22
DPR Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Minta Pelayanan Jamaah Tetap Maksimal

DPR Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Minta Pelayanan Jamaah Tetap Maksimal

30 Mei 2026 15:00

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.