TERASJABAR.ID – Memahami tanda-tanda anak mengalami sesak napas akibat batuk sangat penting untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih berbahaya.
Batuk memang merupakan refleks alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan, tetapi bila disertai kesulitan bernapas, orang tua perlu lebih waspada dan segera mengambil tindakan.
Sesak napas pada anak bisa muncul secara tiba-tiba atau semakin memburuk seiring waktu.
Kondisi ini dapat menjadi pertanda berbagai gangguan, mulai dari infeksi saluran pernapasan, alergi, hingga penyakit serius seperti asma atau pneumonia.
Oleh karena itu, mengenali gejalanya sejak dini sangat membantu dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.
Beberapa ciri anak sesak napas karena batuk antara lain napas yang lebih cepat dari biasanya, terutama saat anak sedang istirahat.
Dinding dada atau area di sekitar tulang rusuk dan leher juga bisa terlihat tertarik ke dalam saat bernapas.
Selain itu, napas anak dapat disertai bunyi tidak normal, seperti grok-grok akibat lendir atau bunyi mengi karena penyempitan saluran napas.
Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah lubang hidung yang tampak kembang kempis, tubuh anak terlihat lemah dan mudah lelah, serta munculnya demam bila ada infeksi.
Anak juga bisa mengalami kesulitan berbicara, menangis, atau menolak makan dan minum karena napas terasa berat.
Pada kondisi yang sangat serius, bibir atau ujung jari dapat tampak kebiruan akibat kekurangan oksigen.
Jika gejala tersebut muncul, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan.
Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang membahayakan nyawa.-***
















