Untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026, BMKG menyediakan berbagai platform informasi cuaca untuk sektor transportasi, antara lain:
- Digital Weather for Traffic (DWT)
- System of Interactive Aviation Meteorology (Ina-SIAM)
- Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS)
- Website dan aplikasi InfoBMKG
- Media sosial resmi BMKG
- Dynamic Message Sign (DMS) di jalan tol
- SMS Blast dan display cuaca outdoor
BMKG juga menyampaikan informasi cuaca ekstrem melalui grup WhatsApp kepada stakeholder serta menerbitkan press release kepada kepala daerah dan pemangku kepentingan.
Pada tingkat pusat, Posko BMKG berada di Kantor Pusat BMKG dan bergabung di Posko Kementerian Perhubungan. Di tingkat daerah, terdapat 38 UPT BMKG di setiap provinsi serta posko gabungan di 13 pelabuhan dan 96 bandara.
BMKG juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya dalam menekan intensitas hujan di wilayah berisiko.
Secara umum, BMKG memprakirakan kondisi cuaca pada periode Hari Raya dan Libur Idul Fitri 2026 relatif kondusif dan tidak berpotensi menimbulkan gangguan berskala besar terhadap kelancaran transportasi dan mobilitas masyarakat. Namun demikian, potensi hujan di sejumlah wilayah tetap perlu diwaspadai.
BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk terus memperbarui informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, seperti bmkg.go.id dan Call Center 196, guna mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.***
















