Sebagai bagian dari upaya penguatan respons kebijakan, Kemenperin tengah mengembangkan sistem monitoring terpadu untuk melakukan pemantauan dan analisis berbasis data secara real-time.
Selain itu, berbagai opsi kebijakan juga tengah dikaji secara komprehensif, antara lain pemberian insentif fiskal untuk bahan baku strategis, dukungan efisiensi energi, serta penyesuaian kebijakan perdagangan untuk menjaga kelancaran pasokan.
Pemerintah juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan secara menyeluruh, baik dari sisi tarif, fasilitas fiskal, energi, maupun instrumen perdagangan, agar mampu mendukung keseimbangan rantai nilai industri dari hulu hingga hilir.
“Industri TPT kita memiliki fondasi yang kuat, baik dari sisi struktur, pasar domestik, maupun pengalaman menghadapi berbagai siklus global. Dengan langkah antisipatif yang terukur dan kolaborasi yang erat, kami optimis industri ini akan tetap tumbuh dan semakin resilien,” katanya.
Pemerintah bersama pelaku industri berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas pasokan bahan baku, memperkuat daya saing industri, serta memastikan keberlangsungan produksi dalam jangka pendek maupun menengah.***
Sumber: Siaran Pers Kemenperin
















