terasjabar.id
Jumat, 16 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Empati yang Pudar

Herman by Herman
16 Okt 2025 14:04
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
SADAR MATI

Oleh : Subchan Daragana
Pemerhati Sosial

ADVERTISEMENT

Ada satu sifat yang perlahan memudar di tengah hiruk pikuk dunia modern — empati.
Sifat yang dulu menjadi ciri manusia berhati lembut, kini terasa semakin langka. Kita masih berbicara, masih saling bertemu, bahkan tersenyum di depan layar, namun seringkali hati kita sudah jauh. Kita tidak benar-benar mendengar, tidak benar-benar hadir, dan tidak lagi mampu merasakan apa yang orang lain rasakan.

Empati, dalam makna sejatinya, adalah kemampuan menempatkan diri di dalam perasaan orang lain. Bukan hanya memahami dari kepala, tapi turut merasakan dari hati. Bahasa Arab mengenalnya dengan ta‘āṭuf — saling berbelas rasa — dan rahmah, kasih sayang yang mendorong tindakan nyata. Maka, orang yang berempati bukan sekadar merasa iba, tapi tergerak untuk meringankan. Ia hadir, bukan sekadar tahu.

Rasulullah ﷺ adalah teladan tertinggi dalam hal ini. Beliau mempercepat bacaan shalat ketika mendengar tangisan bayi agar sang ibu tak resah. Beliau meneteskan air mata saat melihat penderitaan umatnya, dan melarang sahabat mengambil anak burung dari sarangnya agar induknya tidak gelisah.
Empatinya begitu halus, menjangkau seluruh makhluk. Karena kasih beliau bukan lahir dari rasa kasihan, tapi dari pandangan cinta — cinta seorang hamba yang hatinya selalu terhubung dengan Allah.

Empati bukan sekadar kemampuan sosial, tapi kondisi spiritual. Hati yang telah disucikan akan mudah menangis karena penderitaan orang lain. Imam Al-Ghazali pernah menulis, “Hati yang bersih melihat dirinya dalam diri orang lain.” Maka, ketika seseorang tidak lagi mampu merasakan apa yang orang lain rasakan, itu pertanda bahwa hatinya mulai keras, tertutup oleh debu ego dan kesibukan dunia.

Kini, ruang-ruang empati di sekitar kita seakan menipis.
Di rumah, suami dan istri sering lebih cepat membela diri daripada saling memahami. Ketika satu mengeluh, yang lain sibuk menjelaskan bahkan menyalahkan , bukan mendengarkan. Padahal terkadang, pasangan kita tidak butuh solusi — hanya butuh dipeluk, didengarkan, dan dirasakan.
Orang tua pun kadang lupa bahwa anak bukan sekadar objek nasihat, tetapi jiwa yang juga ingin dimengerti. Nasehat tanpa empati mudah terdengar seperti perintah; sementara empati membuat nasihat menjadi pelukan yang menenangkan.

RELATED POSTS

Bandung, City of Memories

MORAL FATIGUE

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

HILANGNYA KEMANUSIAN KITA

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

Di dunia kerja dan bisnis, empati sering kalah oleh hitung-hitungan keuntungan. Kita menilai mitra dari laba, bukan dari rasa. Padahal kerja sama tanpa empati hanyalah transaksi, bukan kemitraan. Dan di ruang kekuasaan, banyak pejabat kehilangan empati terhadap rakyatnya. Mereka berbicara tentang pembangunan, tapi lupa mendengar tangisan di balik tembok rumah yang roboh. Padahal kepemimpinan sejati lahir dari kemampuan untuk merasakan — bukan hanya memerintah.

Dalam pandangan psikologi, empati adalah jembatan emosional antara dua hati. Ia tumbuh dari kepekaan mendengar, memahami bahasa tubuh, dan membuka diri terhadap luka orang lain. Orang yang berempati tidak mudah menghakimi, karena ia tahu: setiap orang membawa beban yang tak terlihat.
Empati juga menumbuhkan ketenangan. Hati yang mampu merasakan orang lain akan lebih mudah bersyukur, lebih lapang memaafkan, dan lebih lembut dalam bersikap.

Page 1 of 2
12Next
Tags: OpiniSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Bandung, City of Memories
Berita Utama

Bandung, City of Memories

2 Jan 2026 03:20
MORAL FATIGUE
Berita Utama

MORAL FATIGUE

25 Des 2025 17:36
THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)
Opini

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

19 Des 2025 07:52
HILANGNYA KEMANUSIAN KITA
Berita Utama

HILANGNYA KEMANUSIAN KITA

13 Des 2025 13:34
MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)
Berita Utama

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

28 Nov 2025 10:33
Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi
Berita Utama

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

20 Nov 2025 13:45
Next Post
Bandung Mantapkan Langkah Ajukan Kawasan Asia Afrika ke UNESCO

Bandung Mantapkan Langkah Ajukan Kawasan Asia Afrika ke UNESCO

KDM Akan Gunakan Pesawat Hadiri Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 24

KDM Akan Gunakan Pesawat Hadiri Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 24

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kejaksaan Agung Ingatkan Kejati Jabar Segera Proses Penyelewengan Proyek PJU Jabar yang Rugikan Negara Ratusan Miliar

Kejaksaan Agung Ingatkan Kejati Jabar Segera Proses Penyelewengan Proyek PJU Jabar yang Rugikan Negara Ratusan Miliar

12 Jan 2026 07:07
Kejati Jabar Didesak Segera Usut Penyimpangan Proyek PJU yang Libatkan Orang Dekat Gubernur

Kejati Jabar Didesak Segera Usut Penyimpangan Proyek PJU yang Libatkan Orang Dekat Gubernur

8 Des 2025 14:24
Komisi I DPRD Jabar Soroti Konflik Agraria, Desak Gubernur Jabar Turun Tangan

Komisi I DPRD Jabar Soroti Konflik Agraria, Desak Gubernur Jabar Turun Tangan

14 Jan 2026 09:42
Viral, Jalan Kabupaten di  Kecamatan Cimenyan Masih Ada yang Berupa Tanah

Viral, Jalan Kabupaten di Kecamatan Cimenyan Masih Ada yang Berupa Tanah

9 Jan 2026 20:52
Juventus Manfaatkan Situasi Arthur Melo untuk Tambah Pemasukan

Juventus Manfaatkan Situasi Arthur Melo untuk Tambah Pemasukan

0
Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

0
Raphinha Bangkit Bersama Flick, Jadi Pilar Utama Barcelona

Raphinha Bangkit Bersama Flick, Jadi Pilar Utama Barcelona

0
DPR Soroti Pemblokiran Grok, Minta Penegakan Aturan Digital Diperkuat

DPR Soroti Pemblokiran Grok, Minta Penegakan Aturan Digital Diperkuat

0
Juventus Manfaatkan Situasi Arthur Melo untuk Tambah Pemasukan

Juventus Manfaatkan Situasi Arthur Melo untuk Tambah Pemasukan

16 Jan 2026 01:29
Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

15 Jan 2026 23:38
Raphinha Bangkit Bersama Flick, Jadi Pilar Utama Barcelona

Raphinha Bangkit Bersama Flick, Jadi Pilar Utama Barcelona

15 Jan 2026 22:48
DPR Soroti Pemblokiran Grok, Minta Penegakan Aturan Digital Diperkuat

DPR Soroti Pemblokiran Grok, Minta Penegakan Aturan Digital Diperkuat

15 Jan 2026 22:33
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.