TERASJABAR.ID – Sungai Citarum lama di wilayah Cicukang, Kec. Margaasih, Kab. Bandung, kembali dipenuhi tumpukan sampah, Kamis (12/2/2026). Tumpukan sampah yang didominasi limbah rumah tangga ini diperkirakan membentang hingga sekitar 800 meter.
Kondisi tersebut kembali terlihat sejak Januari lalu, atau tepat satu tahun setelah Pandawara Group melakukan aksi pembersihan besar-besaran di lokasi yang sama pada Januari 2026 lalu. Saat itu, komunitas peduli lingkungan tersebut menggelontorkan dana lebih dari Rp100 juta untuk mengangkat sampah dari aliran sungai.
Kini, di lokasi akan terlihat tumpukan sampah plastik, potongan kayu, hingga limbah domestik lainnya yang menyumbat aliran air. Selain menimbulkan bau tidak sedap, kondisi itu juga dikhawatirkan menghambat aliran sungai dan meningkatkan risiko banjir saat curah hujan tinggi.
Sejumlah warga menyebut, penumpukan sampah kerap terjadi terutama saat debit air meningkat, karena kiriman sampah dari wilayah hulu terbawa arus dan tersangkut di titik tersebut. “Kondisi seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Kalau hujan deras, sampah dari atas pasti menumpuk di sini,” kata Wandi (50), salah seorang warga setempat.
Sebelumnya, aksi pembersihan yang dilakukan Pandawara Group sempat menyedot perhatian publik karena berhasil mengangkat berton-ton sampah dari aliran Sungai Citarum. Namun, kondisi sungai kembali tercemar dalam kurun waktu satu tahun.
Warga berharap ada langkah berkelanjutan dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menangani persoalan sampah di aliran sungai tersebut, termasuk pengawasan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana penanganan terbaru atas penumpukan sampah tersebut.*
















