TERASJABAR.ID – Komisi X DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah bersama PSSI dalam meningkatkan mutu pembinaan sepak bola nasional demi mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2030.
Dukungan tersebut meliputi penguatan regulasi, kesinambungan program pembinaan, serta alokasi anggaran yang memadai dan tepat sasaran.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menilai kegagalan Tim Nasional Indonesia menembus Piala Dunia pada periode sebelumnya harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus pemantik semangat untuk meraih target yang lebih besar di masa mendatang.
Menurutnya, kekecewaan tersebut tidak boleh menghentikan langkah, melainkan menjadi dorongan untuk menata pembinaan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kita cukup terpukul ketika timnas belum ditakdirkan masuk ke Piala Dunia. Namun kita tidak boleh berhenti. Kita harus punya target yang jelas, dan Piala Dunia 2030 menjadi tujuan yang harus kita perjuangkan bersama,” ujar Kurniasih, seperti ditulis Parlementaria pada Kamis, 15 Januari 2026.
Ia menekankan pentingnya pembinaan tim nasional yang dijalankan sesuai prosedur serta standar internasional, agar Indonesia tidak hanya berpeluang lolos ke Piala Dunia, tetapi juga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat global.
Kurniasih meyakini potensi pemain Indonesia sangat besar, namun memerlukan dukungan menyeluruh, mulai dari pembiayaan yang cukup, sistem pembinaan berkesinambungan, hingga program pelatihan yang berkualitas.
Selain itu, Komisi X DPR RI akan memberi perhatian serius pada indikator jangka pendek untuk menilai efektivitas program pembinaan.
Pengawasan terhadap kinerja PSSI, termasuk proses penunjukan pelatih timnas baru, dinilai penting agar selaras dengan target pembangunan sepak bola nasional serta penggunaan anggaran yang transparan dan akuntabel.
Kurniasih juga menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak semata berfokus pada aspek teknis, tetapi harus mencakup pembentukan karakter, mentalitas kuat, serta nilai keimanan dan ketakwaan, sehingga para pemain siap bersaing di level tertinggi dunia.-***
















