terasjabar.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Disinformasi Fitnah dan Kebencian Berpotensi Jadi Alat Pengganggu Negara

Herman by Herman
7 Jan 2026 05:23
in Berita Utama, News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Disinformasi Fitnah dan Kebencian  Berpotensi Jadi Alat Pengganggu Negara

Seperti diketahui pada pekan ketiga Agustus hingga awal September 2025, unjuk rasa disertai kerusuhan terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Unjuk rasa ini awalnya dipicu oleh protes terhadap adanya tunjangan baru bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, yakni berupa tunjangan perumahan.

Gejolak di masyarakat itu juga didorong oleh adanya kenaikan pajak bumi dan bangunan yang terjadi di beberapa wilayah, serta ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi kesenjangan ekonomi dan kenaikan biaya hidup.

Dia menunjukkan koeksistensi temporal antara lonjakan DFK dan perubahan indikator persepsi ekonomi mengindikasikan melemahnya tingkat kepercayaan publik pada periode tertentu. Sehingga dapat dikatakan DFK menciptakan kondisi kerentanan sistemik yang meningkatkan biaya koordinasi kebijakan dan memperlemah kepercayaan ppublik

“Hal ini terjadi terutama pada periode fiskal dan politik yang sensitif. Jadi dalam hal ini DFK berfungsi sebagai pengejut (shock) non-ekonomi terhadap ekspektasi publik. Temuan kami mendapati lonjakan DFK pada periode fiskal kritis terindikasi memperlemah efektivitas komunikasi kebijakan dan adanya pola targeting sebagai strategi delegitimasi berlapis terhadap kapasitas negara,” tuturnya.

“Menariknya Evident Institute mendapati tren DFK terjadi sejak Juli 2025 terjadi kenaikan. Persebaran DFK tersebut masif digemakan melalui platform media sosial maupun aplikasi berbagi pesan seperti Whatsapp yang sifatnya tertutup,” tuturnya.

Direktur Hukum Evident Institute Abdul Luky Shofiul Azmi menegaskan kebutuhan pendekatan mitigasi yang dapat dipertahankan (defensible) di ruang publik harus berbasis fungsi kebijakan dan kesiapan institusional, bukan personalisasi aktor.

RELATED POSTS

Kemenkes Perkuat Sinergi Bakohumas Tangkal Disinformasi Imunisasi

Sidak Kantor Meta, Menkomdigi Beri Ultimatum Atas Pembiaran Konten Disinformasi

Sosok Eks Dirut Bjb Yuddy Renaldi, Orang Baik yang Tengah Dilanda Fitnah Keji

Menkomdigi: Media Arus Utama Kunci Jaga Kredibilitas Indonesia di Tengah Disinformasi

Cegah Disinformasi, Menkomdigi Tegaskan Humas Pemerintah Harus Cepat dan Tepat

“Pemerintah perlu menggeser pola respons dari bantahan reaktif menuju counter-narrative berbasis data yang konsisten, cepat, dan mudah diakses. Tujuannya bukan memenangkan perdebatan wacana, melainkan menutup ruang friksi informasi sebelum narasi hoaks terlanjur dinormalisasi sebagai kebenaran sosial,” paparnya.

ADVERTISEMENT

Pada sisi distribusi, lanjutnya, strategi mitigasi harus fokus pada platform terbuka yang dominan dalam data—Facebook, TikTok, dan X—dengan pendekatan berbeda untuk platform tertutup seperti WhatsApp.

Meski demikian, Luky mengingatkan penegakan instrumen hukum harus netral dan prosedural, diarahkan pada pelanggaran yang jelas dan terukur seperti penipuan, scam, impersonasi, pemalsuan identitas, dan distribusi konten manipulatif. “Pendekatan yang bias atau berbasis kecurigaan terhadap aktor sipil justru berisiko memperbesar friksi informasi itu sendiri.”

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: DisinformasiFitnahKebencian
ShareTweetSend

Related Posts

Kemenkes Perkuat Sinergi Bakohumas Tangkal Disinformasi Imunisasi
News

Kemenkes Perkuat Sinergi Bakohumas Tangkal Disinformasi Imunisasi

24 Apr 2026 14:58
Sidak Kantor Meta, Menkomdigi Beri Ultimatum Atas Pembiaran Konten Disinformasi
News

Sidak Kantor Meta, Menkomdigi Beri Ultimatum Atas Pembiaran Konten Disinformasi

5 Mar 2026 15:48
Sosok Eks Dirut Bjb Yuddy Renaldi, Orang Baik yang Tengah Dilanda Fitnah Keji
News

Sosok Eks Dirut Bjb Yuddy Renaldi, Orang Baik yang Tengah Dilanda Fitnah Keji

21 Feb 2026 02:17
Menkomdigi: Media Arus Utama Kunci Jaga Kredibilitas Indonesia di Tengah Disinformasi
News

Menkomdigi: Media Arus Utama Kunci Jaga Kredibilitas Indonesia di Tengah Disinformasi

20 Feb 2026 16:04
Cegah Disinformasi, Menkomdigi Tegaskan Humas Pemerintah Harus Cepat dan Tepat
News

Cegah Disinformasi, Menkomdigi Tegaskan Humas Pemerintah Harus Cepat dan Tepat

4 Feb 2026 17:25
Menkomdigi Minta Pemda Aktif Tangkal Disinformasi Kesehatan, Ini Penjelasannya
News

Menkomdigi Minta Pemda Aktif Tangkal Disinformasi Kesehatan, Ini Penjelasannya

22 Nov 2025 16:18
Next Post
Dua Pakar Hukum Soroti Proyek PJU di Jabar yang Diduga di Mark Up, Minta Kejaksaan Segera Ungkap Pelakunya

Dua Pakar Hukum Soroti Proyek PJU di Jabar yang Diduga di Mark Up, Minta Kejaksaan Segera Ungkap Pelakunya

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 9 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Rabu 7 Januari 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Pensiunan Ibarat Senja: Ia Juga Butuh Cahaya dan Asa

Pensiunan Ibarat Senja: Ia Juga Butuh Cahaya dan Asa

0
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta

0
Kuras Waktu, Menteri PPPA RI Berdialog Bersama Organisasi Perempuan di RSIA, ” Ungkapkan Ini

Kuras Waktu, Menteri PPPA RI Berdialog Bersama Organisasi Perempuan di RSIA, ” Ungkapkan Ini

0
Brasil Hajar Haiti 3-0, Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar

Brasil Hajar Haiti 3-0, Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar

0
Pensiunan Ibarat Senja: Ia Juga Butuh Cahaya dan Asa

Pensiunan Ibarat Senja: Ia Juga Butuh Cahaya dan Asa

20 Jun 2026 10:58
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta

20 Jun 2026 10:33
Kuras Waktu, Menteri PPPA RI Berdialog Bersama Organisasi Perempuan di RSIA, ” Ungkapkan Ini

Kuras Waktu, Menteri PPPA RI Berdialog Bersama Organisasi Perempuan di RSIA, ” Ungkapkan Ini

20 Jun 2026 10:29
Brasil Hajar Haiti 3-0, Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar

Brasil Hajar Haiti 3-0, Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar

20 Jun 2026 09:55

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.