TERASJABAR.ID – Kondisi Mako Brimob Polda Jabar dilaporkan kondusif pasca aksi demo yang berujung rusuh setelah meninggalnya Affan Kurniawan (24), pengemudi ojek online (ojol) akibat dilindas kendaraan taktis Brimob di sekitar Gedung DPR RI, Kamis 28 Agustus 2025 malam lalu.
Meskipun demikian, ada pemandangan yang terekam dan sempat viral di media sosial (medsos) karena papan reklame bertuliskan “Brimob Polda Jabar” di Jalan Sayang Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menjadi sasaran amarah ratusan orang pada Jumat (29/8/2025) dini hari.
Massa yang belum diketahui dari kelompok mana memasang spanduk kain putih bertuliskan “Polisi Pembunuh” di atas billboard tersebut.
Pemandangan ini videonya sempat viral di medsos, salah satunya di Instagram (IG) Info Jatinangor. Namun berdasarkan pantauan Sabtu (30/8/2025), spanduk di atas billboard tersebut kini sudah tak ada lagi.
Sejumlah pedagang di sekitar billboard Brimob Polda Jabar terutama pemilik warung dekat lokasi, mengatakan kondisi billboard semula masih utuh.
“Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 21.30 hurufnya di plang Brimob tersebut masih lengkap dan normal. Namun sudah pagi-pagi terlihat rusak,” kata Wandi (45) salah seorang warga.
Tak hanya itu, katanya, tulisan Brimob Polda Jabar di satu sisi hilang sebagian, sedangkan di sisi lainnya hilang seluruhnya, diganti spanduk bernada protes atas tewasnya Affan.
Spanduk putih dengan tulisan hitam sebagai bentuk protes tersebut akhirnya diturunkan petudas Satpol PP Satpol PP Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Ya sebelum jumatan spanduk kain warna putih depan dan belakang telah diturunkan oleh petugas pakai baju tulisan Satpol PP rupanya dari aparat Satpol PP Kecamatan Jatinangor,” tutur Solihin (45) warga lainnya.
Meski spanduk sudah diturunkan, coretan-coretan bernada protes dan kekecewaan dengan cat semprot masih terlihat di dinding sekitar billboard.***