terasjabar.id
Rabu, 15 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Biaya Siluman dan Pungutan Ilegal, Faktor yang Membuat Upah Buruh Tak Kunjung Naik

Eka Purwanto by Eka Purwanto
30 Agu 2025 07:12
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Biaya Siluman dan Pungutan Ilegal, Faktor yang Membuat Upah Buruh Tak Kunjung Naik

Adian Napitupulu.

TERASJABAR.ID – Sekitar 30% dari biaya produksi di Indonesia kerap habis untuk apa yang disebut sebagai biaya siluman.

ADVERTISEMENT

Bentuknya macam-macam. Ketika pejabat ulang tahun ada setoran, istri dan anak pejabat pun minta setoran, belum lagi saat mereka liburan, hingga berbagai pungutan saat mengurus izin mendirikan pabrik, izin tenaga kerja, atau izin lainnya.

Semua itu ujung-ujungnya dibebankan kepada pengusaha.

Demikian dikatakan Adian Napitupulu dalam YouTube Rakyat Bersuara, Inews yang tayang 29 Agustus 2025, (Kacau! 30 Persen Biaya Produksi Pabrik Untuk Ulang Tahun Hingga Liburan Pejabat, Bukan Untuk Buruh).

Untuk menutup biaya tambahan tersebut, menurut Adian, pengusaha biasanya mengambil jalan pintas dengan menekan titik terlemah: yaitu buruh.

BACA JUGA: Insiden Ojol Tewas, Ombudsman RI Tekankan Profesionalisme Aparat dalam Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

Upah buruh ditekan serendah mungkin agar ongkos produksi tetap terkendali.

Padahal, bila praktik pungutan dan biaya siluman ini bisa diberantas, maka secara otomatis ada ruang bagi kenaikan upah buruh hingga potensial 30%.

RELATED POSTS

No Content Available

Hal ini bukan sekadar wacana baru. Almarhum Munir sejak tahun 1990-an sudah meneliti fenomena tersebut, khususnya di Surabaya.

Ia menyoroti bagaimana pungutan liar dalam rantai produksi membuat beban pengusaha semakin berat, dan akhirnya buruh yang dikorbankan.

Perbandingan paling nyata bisa dilihat dengan Malaysia.

Buruh sawit di sana bisa mendapat gaji lebih tinggi hingga Rp3 juta dibanding buruh di Indonesia, padahal kondisi perkebunannya sama—mulai dari jenis tanaman, pupuk, hingga produknya.

Bedanya, di Malaysia tidak ada pemerasan dalam bentuk biaya siluman terhadap pengusaha.

Oleh karena itu, kasus terbaru yang mencuat sekarang seharusnya tidak berhenti hanya sebagai isu politik atau gosip seputar tokoh tertentu.

Yang lebih penting adalah menjadikan momentum ini sebagai pembelajaran bersama.

“Jika biaya-biaya siluman bisa dihapus, maka buruh akan lebih sejahtera, upah akan meningkat, dan kehidupan pekerja di Indonesia bisa berubah lebih baik” pungkasnya.-***

Tags: Biaya SilumanPungutan IlegalUpah Buruh. Tak Naik
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Next Post
YOGYA MEMBARA! Sri Sultan Hamengku Buwono X Turun Langsung Redakan Aksi di Mapolda DIY

YOGYA MEMBARA! Sri Sultan Hamengku Buwono X Turun Langsung Redakan Aksi di Mapolda DIY

5 Kg Hanya Rp 60.000! Warga Cibeunying Kidul Antusias Ikut Program Beras Murah

5 Kg Hanya Rp 60.000! Warga Cibeunying Kidul Antusias Ikut Program Beras Murah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Apr 2026 16:00
5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

7 Apr 2026 18:20
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

9 Apr 2026 16:43
Simone Inzaghi Tegaskan Setia ke Al-Hilal Meski Tersingkir

Simone Inzaghi Tegaskan Setia ke Al-Hilal Meski Tersingkir

0
HMI Turun ke Jalan Serbu Gedung DPRD Kuningan Terkait Kasus TGR

HMI Turun ke Jalan Serbu Gedung DPRD Kuningan Terkait Kasus TGR

0
Penataan PKL Jadi Kunci, Perbaikan Jalan Panjunan Ditargetkan Tuntas

Penataan PKL Jadi Kunci, Perbaikan Jalan Panjunan Ditargetkan Tuntas

0
Dituduh Lakukan Penipuan dan Penggelapan Rp100 Miliar, Dirut PT BDS Ditahan Kajaksaan

Dituduh Lakukan Penipuan dan Penggelapan Rp100 Miliar, Dirut PT BDS Ditahan Kajaksaan

0
Simone Inzaghi Tegaskan Setia ke Al-Hilal Meski Tersingkir

Simone Inzaghi Tegaskan Setia ke Al-Hilal Meski Tersingkir

15 Apr 2026 01:37
HMI Turun ke Jalan Serbu Gedung DPRD Kuningan Terkait Kasus TGR

HMI Turun ke Jalan Serbu Gedung DPRD Kuningan Terkait Kasus TGR

14 Apr 2026 23:11
Penataan PKL Jadi Kunci, Perbaikan Jalan Panjunan Ditargetkan Tuntas

Penataan PKL Jadi Kunci, Perbaikan Jalan Panjunan Ditargetkan Tuntas

14 Apr 2026 22:51
Cara Merawat Motor Setelah Menerjang Banjir, Jangan Dibiarin Aja!

Cara Merawat Motor Setelah Menerjang Banjir, Jangan Dibiarin Aja!

14 Apr 2026 21:00
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.