TERAS JABAR — Kota Bandung resmi memiliki Lab Inovasi Pariwisata Kota Bandung, sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, media, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi. Kehadiran laboratorium ini diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat daya saing serta membangun narasi pariwisata Kota Bandung yang berkelanjutan.
Laboratorium ini dibentuk sebagai respons terhadap kebutuhan Kota Bandung akan sebuah wadah yang mampu mengintegrasikan hasil penelitian akademik, inovasi industri, serta kebijakan publik dalam mendukung pengembangan pariwisata. Di tengah perubahan perilaku wisatawan dan pesatnya perkembangan media digital, penguatan identitas destinasi tidak lagi cukup dilakukan melalui promosi semata, tetapi memerlukan pendekatan ilmiah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Peresmian Lab Inovasi Pariwisata Kota Bandung dilaksanakan di Bandung Creative Hub dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzul Irwan Irawan, S.E., M.Si., Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung (BTPB), Agung Nugraha, S.E., beserta seluruh anggota Penentu Kebijakan BTPB, Eli Jamilah Mihardja, S.S., M.Si., Ph.D., selaku Kepala Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis (PIIB) Universitas Bakrie, Direktur Lab Inovasi Pariwisata Kota Bandung, Subchan Daragana, serta para pemangku kepentingan industri kepariwisataan Kota Bandung yang terdiri atas akademisi, pelaku usaha, organisasi profesi, komunitas budaya dan heritage, pelaku ekonomi kreatif, media massa, tour guide, kreator konten (content creator), dan perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Direktur Lab Inovasi Pariwisata Kota Bandung, Subchan Daragana, menyampaikan bahwa tantangan pembangunan pariwisata saat ini bukan hanya menghadirkan destinasi yang menarik, tetapi juga membangun narasi yang kuat, autentik, dan mampu dipercaya oleh wisatawan.
“Pariwisata hari ini tidak dibangun oleh satu institusi atau satu program. Ia tumbuh melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, industri, komunitas, media, dan masyarakat. Karena itu, Lab Inovasi Pariwisata Kota Bandung kami hadirkan sebagai ruang bersama untuk menghasilkan riset, inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang dapat memperkuat masa depan pariwisata Kota Bandung,” ujar Subchan Daragana.
















