TERASJABAR.ID – Minyak peppermint merupakan minyak esensial yang diekstrak dari daun tanaman Mentha piperita, hasil persilangan antara spearmint dan watermint.
Minyak ini populer karena aromanya yang segar dan efek menyegarkan, serta kandungan senyawa aktif seperti menthol, menthone, dan komponen terapeutik lain yang memiliki sifat antiinflamasi, antimikroba, serta antioksidan.
Salah satu manfaat utama minyak peppermint adalah membantu meredakan sakit kepala dan migrain.
Kandungan menthol di dalamnya dapat memberikan sensasi dingin yang menenangkan, membantu mengendurkan otot, serta melancarkan aliran darah sehingga nyeri berkurang.
Selain itu, minyak ini juga efektif mengatasi gangguan pencernaan, seperti perut kembung, gas berlebih, dan rasa tidak nyaman setelah makan.
Minyak peppermint juga dikenal mampu meredakan gejala irritable bowel syndrome (IBS).
Beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaannya dapat membantu mengurangi kram dan nyeri perut.
Aroma khasnya pun bermanfaat untuk mengurangi rasa mual, baik akibat mabuk perjalanan, kehamilan, maupun efek samping pengobatan tertentu.
Dalam hal pernapasan, minyak peppermint dapat membantu melegakan hidung tersumbat dan membuka saluran napas, sehingga sering digunakan saat flu atau alergi.
Sifat antimikrobanya juga berguna untuk membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah infeksi ringan.
Minyak peppermint dapat digunakan melalui inhalasi atau dioleskan ke kulit dengan campuran minyak pembawa.
Meski bermanfaat, penggunaannya perlu hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi.
Konsultasi dengan tenaga medis disarankan, terutama bagi penderita kondisi tertentu, ibu hamil, serta anak-anak.-***

















