TERASJABAR.ID – Makanan yang mudah dicerna umumnya bertekstur lembut, rendah serat kasar, tidak terlalu berlemak, serta minim bumbu tajam yang dapat memicu iritasi lambung.
Jenis makanan ini sangat dianjurkan bagi orang yang sedang diare, muntah, dalam masa pemulihan pascaoperasi, maupun bagi anak-anak dan lansia yang mengalami kesulitan makan.
Beberapa pilihan makanan yang mudah dicerna antara lain nasi putih.
Karbohidrat sederhana pada nasi putih mudah diurai tubuh menjadi energi sehingga tidak membebani saluran cerna.
Kentang rebus juga menjadi sumber energi yang aman, terutama jika dikonsumsi tanpa kulit dan tanpa minyak berlebih, serta membantu mengganti elektrolit yang hilang.
Roti tawar dari tepung putih lebih ringan bagi lambung dibandingkan roti gandum karena serat kasarnya lebih rendah.
Daging ayam tanpa kulit yang direbus atau dikukus menyediakan protein penting dengan kandungan lemak yang relatif rendah.
Selain itu, ikan kukus memiliki tekstur lembut, mudah dicerna, dan kaya nutrisi, termasuk asam lemak omega-3.
Sayuran seperti wortel yang dimasak hingga empuk juga ramah bagi pencernaan, sementara yoghurt mengandung probiotik yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.
Agar manfaatnya optimal, sebaiknya makanan diolah dengan cara direbus atau dikukus, dikonsumsi dalam porsi kecil, dan tidak berlebihan menggunakan bumbu.
Pola makan ini membantu menjaga fungsi pencernaan tetap sehat sekaligus mendukung pemulihan tubuh.-***

















