TERASJABAR.ID – Bayi mencret atau diare adalah kondisi ketika bayi buang air besar lebih sering dari biasanya dengan tekstur feses yang lebih cair.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hingga perubahan pola makan.
Diare pada bayi tidak boleh dianggap sepele karena dapat menyebabkan dehidrasi yang berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui penyebab bayi mencret agar dapat memberikan penanganan yang tepat.
Berikut beberapa penyebab bayi mencret yang paling umum terjadi dan ada baiknya diketahui para orang tua.
Baca Juga: Datang Langsung! Pizza Hut Antapani Bandung Buka Loker 2 Posisi Buat Lulusan SMA SMK
Infeksi Virus atau Bakteri
Salah satu faktor yang sering menimbulkan diare pada bayi adalah infeksi oleh virus atau bakteri yang menyerang saluran pencernaan.
Virus seperti rotavirus dan norovirus adalah penyebab umum diare pada bayi.
Selain itu, bakteri yang terdapat dalam makanan atau minuman yang tercemar juga dapat menyebabkan masalah pencernaan.
Alergi atau Intoleransi Makanan
Sejumlah bayi mungkin mengalami diare yang disebabkan oleh alergi terhadap protein yang terdapat dalam susu sapi atau intoleransi terhadap laktosa.
Untuk bayi yang mulai menerima makanan pendamping ASI (MPASI), beberapa jenis makanan juga bisa menjadi pemicu masalah pencernaan.
Perubahan Pola Makan
Perubahan dalam pola makan, seperti ketika mulai memberikan MPASI atau mengganti merk susu formula, dapat membuat sistem pencernaan bayi memerlukan waktu untuk menyesuaikan.
Pada beberapa bayi, proses penyesuaian ini mungkin membuat tinja menjadi lebih encer dalam waktu yang singkat.***
















