TERASJABAR.ID – Dua tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan terjadi di Kota Bandung, 2 tewas, Minggu (21/6/2026) malam dan Senin (22/6/2026) pagi. Korban seorang wanita yang akan menyeberang jalan tewas tertabrak sepeda motor.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi identitas korban tewas, termasuk kronologinya. Korban sudah dibawa ambulans ke rumah sakit.
Sementara itu lakalantas yang juga 1 korban tewas melibatkan sepeda motor dan dump truk terjadi di Jalan AH Nasution, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (21/6/2026) malam.
Akibat peristiwa tersebut, AK (40), seorang pengendara sepeda motor warga Ujungberung, Kota Bandung tewas.
Lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WIB di depan bangunan bernomor 264. Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino nopol D 65 AAF terlibat tabrakan dengan dump truk nopol D 8044 XG yang dikemudikan SA (33), warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan sebelum kecelakaan terjadi.
“AK melaju dari arah barat menuju arah timur di Jalan AH Nasution dan kendaraan dump truck yang dikendarai SA melaju dari arah timur ke barat. Setiba di TKP, korban kurang konsentrasi dan oleng ke kanan menabrak sepakboard ban belakang kanan dump truck,” kata Fiekry, Senin (22/6/2026).
Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
“Korban meninggal dunia, dibawa ke forensik RSHS,” ujarnya. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat korban kehilangan konsentrasi saat berkendara hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
AK pada saat berkendara di jalan umum diduga tidak konsentrasi dan melanggar rambu marka jalan,” ucapnya.
Fiekry menambahkan, kondisi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan dinyatakan laik jalan. Selain itu, kondisi jalan maupun cuaca saat kejadian juga tidak ditemukan sebagai faktor penyebab kecelakaan.
“Kendaraan dalam keadaan laik jalan, jalan dalam kondisi layak, cuaca cerah dan kondisi aspal kering,” katanya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
“Kesimpulan, dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung,” pungkas Fiekry.
















