TERASJABAR.ID – Penurunan alokasi transfer ke daerah diperkirakan akan berdampak pada kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.
Oleh karena itu, program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dinilai perlu diperkuat untuk menjaga keberlangsungan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengatakan program IJD dapat menjadi solusi bagi daerah yang menghadapi keterbatasan anggaran.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Anggaran DPR RI, dana transfer ke daerah berpotensi mengalami penurunan pada tahun mendatang.
Menurutnya, berkurangnya transfer ke daerah akan secara langsung mempengaruhi kapasitas pemerintah daerah dalam menangani kebutuhan infrastruktur.
Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui program IJD maupun Inpres Irigasi dinilai semakin penting untuk membantu daerah menjalankan pembangunan yang diperlukan.
Lasarus menegaskan bahwa dalam situasi fiskal yang semakin terbatas, alokasi anggaran untuk IJD justru sebaiknya ditingkatkan.
Langkah tersebut dianggap penting agar daerah yang mengalami kesulitan keuangan tetap mampu memperbaiki dan memelihara infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap program tersebut melalui penambahan anggaran yang memadai.
Dengan demikian, penurunan kemampuan fiskal daerah tidak akan berdampak signifikan terhadap kualitas infrastruktur.
Selain itu, Lasarus menilai pembahasan pagu indikatif antara DPR dan pemerintah perlu difokuskan pada penentuan skala prioritas.
Menurutnya, seluruh program penting, namun keterbatasan anggaran menuntut adanya penetapan prioritas yang tepat agar kebutuhan yang paling mendesak dapat segera diatasi.-***


















