TERASJABAR.ID – Polisi gerebek arena sabung ayam tersembunyi di balik rimbunnya kebun bambu Kampung Cigentur, Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Sabtu(6/6/2026). Penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif.
Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif mengatakan operasi senyap itu merupakan respons cepat atas laporan warga yang resah dengan aktivitas perjudian adu ayam di kawasan tersebut. Lokasi arena memang jauh dari pemukiman dan berada di area terbuka, “ungkap Kapolsek.
Menurut dia, tim begitu tiba di lokasi, para pelaku sudah kabur kocar kacir. Mendengar suara kendaraan polisi mendekat, mereka meninggalkan arena dan melarikan diri ke arah kebun bambu. Meski pelaku lolos, petugas tidak berhenti di situ. Penertiban tetap dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Garut memberantas penyakit masyarakat,”katanya.
Kata dia, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni delapan ekor ayam aduan disita beserta dua unit arena atau kalangan sabung ayam yang biasa digunakan untuk judi.
Selain itu petugas juga membawa beberapa tas khusus tempat menyimpan ayam aduan dan empat unit kendaraan roda dua yang diduga digunakan pelaku saat datang ke lokasi.
AKP Amirudin menjelaskan sebelum penggerebekan, personel terlebih dahulu melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi dari masyarakat. Setelah data terkumpul, tim bergerak cepat ke lokasi, melakukan penertiban, mengamankan barang bukti, lalu membawa semuanya ke Mapolsek Cibatu.
Terhadap pihak yang berhasil diamankan di sekitar lokasi, petugas memberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Polisi menegaskan aktivitas sabung ayam bukan sekadar perjudian biasa. Kegiatan itu berpotensi memicu keributan, meresahkan warga, dan menjadi pintu masuk praktik kriminal lain di lingkungan sekitar.
Polres Garut mengingatkan warga untuk terus aktif memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar aksi penertiban bisa berjalan maksimal.
Penggerebekan di Kampung Cigentur menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak perjudian terselubung. Meski pelaku sempat kabur, arena yang selama ini menjadi tempat taruhan sudah lumpuh. Barang bukti yang diamankan menjadi sinyal keras bahwa polisi tidak akan memberi ruang bagi praktik adu ayam di wilayah Garut, “papar dia(*)

















