TERASJABAR.ID – Juventus tengah bersiap untuk mengakhiri hubungan secara resmi dengan mantan pelatih kepala mereka, Thiago Motta, yang hingga kini masih menerima gaji dari klub meskipun telah dipecat pada paruh kedua musim 2024-25.
Thiago Motta sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih utama Juventus menjelang musim 2024-25, menggantikan Massimiliano Allegri setelah sukses membawa Bologna finis di empat besar pada musim sebelumnya.
Pelatih berdarah Brasil-Italia itu kemudian menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang seharusnya berlaku hingga musim panas 2027.
Namun, masa kepemimpinannya di Turin tidak berlangsung lama.
Motta hanya bertahan kurang dari satu musim sebelum posisinya digantikan oleh Igor Tudor di tengah jalan kompetisi.
Tudor sendiri juga tidak lama bersama klub, setelah kontraknya diakhiri pada Januari dan kemudian melanjutkan karier sementara di Tottenham Hotspur.
Berbeda dengan Tudor, Thiago Motta masih belum kembali melatih dan tetap berada dalam status tanpa klub.
Meski sudah tidak menjabat, ia dilaporkan masih menerima gaji dari Juventus hingga saat ini, lebih dari setahun setelah meninggalkan kursi pelatih.
Klausul Pemutusan Kontrak Mulai Berlaku
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Juventus kini memiliki peluang untuk mengakhiri kontrak Motta secara resmi mulai 1 Juni, berkat adanya klausul khusus dalam perjanjian kerja sama mereka.
Klub disebut harus membayar kompensasi sekaligus yang nilainya sedikit lebih rendah dibandingkan sisa kontrak, yang diperkirakan mencapai €3,5 juta per tahun.
Jika langkah ini terealisasi, Luciano Spalletti akan menjadi satu-satunya pelatih yang masih tercatat dalam daftar gaji Juventus saat ini.-***
















