terasjabar.id
Jumat, 29 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 29 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS

Ivan W. by Ivan W.
28 Mei 2026 22:41
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS

Beras SPHP. (Dok. Bapanas)

TERASJABAR.ID – Pemerintah memastikan menguatnya kurs dolar AS tidak berimbas pada harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Hal ini memperkuat keberpihakan pemerintah setelah sebelumnya memutuskan pula tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubdisi.

Direktur SPHP Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono menuturkan dengan kepastian hal itu, masyarakat dapat bersikap tenang.

ADVERTISEMENT

Kualitas beras program SPHP pun senantiasa dijaga oleh Perum Bulog agar masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas cukup baik dengan harga yang terjangkau.

“Jadi memang dengan nilai kurs dolar yang berubah dapat berpengaruh ke berbagai hal, termasuk sektor pangan. Tapi kaitan dengan beras SPHP, ini karena program pemerintah, sampai hari ini dipastikan tidak ada perubahan, termasuk harga penjualannya,” terang Maino dalam webinar Pangan Talk, Selasa (26/5/2026).

“Seluruh masyarakat bisa tenang karena tidak ada masalah. Beras SPHP ini beras program pemerintah tetap masih sama. Termasuk kualitasnya, tetap sama-sama medium, artinya tidak ada yang dikurangi. Tetap sama,” tambahnya.

Adapun Bapanas telah menetapkan harga beras SPHP di tingkat konsumen antara lain bagi wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi di Rp 12.500 per kilogram (kg).

Kemudian untuk wilayah Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan, ditetapkan Rp 13.100 per kg. Sementara bagi wilayah Maluku dan Papua, harga harga beras SPHP maksimal di Rp 13.500 per kg.

Untuk anggaran pelaksanaan program beras SPHP tahun 2026 telah ada di Bapanas sebesar Rp 4,97 triliun. Bujet tersebut setara dengan subsidi penjualan sekitar 828 ribu ton beras bagi masyarakat. Ini untuk menjaga kontinuitas pelaksanaan SPHP beras yang pada Januari dan Februari 2026 telah terlaksana sebagai perpanjangan SPHP beras tahun 2025.

RELATED POSTS

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang Hingga Juni 2026

Kementan Perkuat Penerapan Teknologi Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

2.231 Izin Pengecer dan Distributor Pupuk Dicabut, Mentan: Negara Tak Hanya Tangkap Mafia, Tapi Benahi Sistem

Kementan Siapkan Anak Muda Jadi Motor Pertanian Modern Indonesia

Kemudian, Bapanas telah menetapkan pula ketentuan terbaru mengenai jumlah pembelian maksimal beras SPHP di tingkat konsumen.

Masyarakat sebagai konsumen dapat membeli maksimal 5 kemasan ukuran 5 kg dan tersedia pula alternatif kemasan 2 kg dengan pembelian maksimal 2 kemasan. Beras SPHP yang telah dibeli pun tidak boleh dijual kembali, karena ada unsur anggaran subsidi negara di dalamnya.

“Tentunya kenapa sekarang dibatasi 5 pack, boleh 5 pack, kalau kemarin kan maksimal 2 pack. Ini kita juga mempertimbangkan saudara-saudara kita, dalam hal ini misalnya para pedagang nasi goreng, pedagang nasi uduk, warung-warung makan. Kalau dibatasi cuma 2 pack, kasihan, nanti kurang, tidak cukup,” jelas Maino.

“Jadi kita membuka ruang bagi konsumen beras SPHP untuk bisa mendapatkan volume dengan yang lebih banyak sampai maksimal 5 pack atau 25 kilogram. Termasuk transaksi pembelian yang tadinya 2 ton, di tahun 2026 ini sudah kita buka ruang, ditambah maksimal 5 ton bagi mitra Bulog. Artinya jangan sampai kosong, pedagang dapat lebih mudah, stoknya selalu tetap ada,” tambah Maino.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian memastikan posisi Indonesia yang telah mencapai swasembada beras. Oleh karena itu, ia mengirimkan sinyal peringatan bagi para mafia pangan yang masih kerap memainkan harga dan praktik anomali di pasaran.

“Swasembada beras kita sudah. Kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan,” ujarnya.

Salah satu yang dikuak Amran adalah skandal beras oplosan yang diperkirakan menimbulkan potensi kerugian masyarakat hingga sekitar Rp 99 sampai 100 triliun per tahun. Dari pemeriksaan terhadap 268 sampel beras di 13 laboratorium pada 10 provinsi, ditemukan 212 merek beras premium dan medium tidak memenuhi standar mutu, berat maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kemudian sekitar 85,56 persen beras premium tidak sesuai standar. Ada pula temuan mengenai beras SPHP yang seharusnya dijual sesuai ketentuan, namun ditemukan dikemas ulang dan dipasarkan kembali sebagai beras premium dengan harga yang lebih tinggi.

Untuk itu, petunjuk teknis program SPHP beras tahun 2026 telah diperketat dan dipertajam seiring dengan pengawasan yang diintensifkan pula. Program SPHP beras harus dapat diakses masyarakat secara luas dan harga sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.***

Sumber: Siaran Pers Bapanas

Tags: BapanasBeras SPHPMentanpangan
ShareTweetSend

Related Posts

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
Ekonomi

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

28 Mei 2026 23:07
Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang Hingga Juni 2026
Ekonomi

Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang Hingga Juni 2026

28 Mei 2026 22:15
Kementan Perkuat Penerapan Teknologi Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ekonomi

Kementan Perkuat Penerapan Teknologi Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

27 Mei 2026 22:25
2.231 Izin Pengecer dan Distributor Pupuk Dicabut, Mentan: Negara Tak Hanya Tangkap Mafia, Tapi Benahi Sistem
Ekonomi

2.231 Izin Pengecer dan Distributor Pupuk Dicabut, Mentan: Negara Tak Hanya Tangkap Mafia, Tapi Benahi Sistem

26 Mei 2026 19:01
Kementan Siapkan Anak Muda Jadi Motor Pertanian Modern Indonesia
Ekonomi

Kementan Siapkan Anak Muda Jadi Motor Pertanian Modern Indonesia

22 Mei 2026 21:09
Jaga Mutu, Kemenperin Bekali Pengelola SPPG dengan Sistem Keamanan Pangan
Ekonomi

Jaga Mutu, Kemenperin Bekali Pengelola SPPG dengan Sistem Keamanan Pangan

22 Mei 2026 00:42
Next Post
Mantap! Tips Sate Kambing Empuk dan Tidak Bau, Yuk Masak Sekarang

Mantap! Tips Sate Kambing Empuk dan Tidak Bau, Yuk Masak Sekarang

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Terbaru! Dadar Beredar Cimahi Buka Loker Crew Oulet, Ini Syaratnya

Terbaru! Dadar Beredar Cimahi Buka Loker Crew Oulet, Ini Syaratnya

23 Mei 2026 15:07
Gaji 4 Juta! PT Moiz Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! PT Moiz Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

22 Mei 2026 15:30
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
AC Milan Terpuruk, Cafu Tetap Yakin dengan Kualitas Rossoneri

AC Milan Terpuruk, Cafu Tetap Yakin dengan Kualitas Rossoneri

0
Inter Milan Incar Curtis Jones Jika Frattesi Hengkang ke Nottingham Forest

Inter Negosiasi Intensif dengan Liverpool demi Curtis Jones

0
Kementerian PANRB dan Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

Kementerian PANRB dan Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

0
Donyell Malen Ungkap Peran Besar Gasperini di Roma

Donyell Malen Ungkap Peran Besar Gasperini di Roma

0
AC Milan Terpuruk, Cafu Tetap Yakin dengan Kualitas Rossoneri

AC Milan Terpuruk, Cafu Tetap Yakin dengan Kualitas Rossoneri

29 Mei 2026 00:51
Inter Milan Incar Curtis Jones Jika Frattesi Hengkang ke Nottingham Forest

Inter Negosiasi Intensif dengan Liverpool demi Curtis Jones

29 Mei 2026 00:39
Donyell Malen Ungkap Peran Besar Gasperini di Roma

Donyell Malen Ungkap Peran Besar Gasperini di Roma

29 Mei 2026 00:21
Montolivo Minta AC Milan Fokus Benahi Lini Serang

Montolivo Minta AC Milan Fokus Benahi Lini Serang

29 Mei 2026 00:03

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.