TERASJABAR.ID – Liburan sering menjadi momen untuk melepas penat dan mengembalikan energi setelah rutinitas yang padat.
Namun, ketika kembali bekerja, tidak sedikit orang yang justru merasa kurang bersemangat, sulit berkonsentrasi, hingga kehilangan ritme kerja pada hari-hari awal.
Kondisi ini dikenal sebagai post holiday blues dan dianggap sebagai respons alami tubuh serta pikiran saat beradaptasi kembali dengan rutinitas.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek positif liburan terhadap suasana hati biasanya hanya berlangsung sementara.
Setelah kembali bekerja, tingkat kebahagiaan dan kenyamanan perlahan kembali ke kondisi normal dalam waktu relatif singkat.
Perubahan dari suasana santai saat liburan menuju jadwal kerja yang penuh tanggung jawab sering membuat tubuh memerlukan proses penyesuaian.
Dalam dunia psikologi kerja, post holiday blues bukanlah gangguan mental, melainkan fase transisi yang umum dialami banyak orang.
Kembalinya deadline, tumpukan pekerjaan, dan tuntutan fokus dapat memicu rasa lelah maupun tekanan emosional secara bertahap.
Menariknya, liburan singkat justru sering membuat seseorang merasa lebih cepat lelah setelah kembali bekerja.
Salah satu penyebabnya adalah waktu istirahat yang belum cukup untuk benar-benar memulihkan energi mental.
Selain itu, perubahan mendadak dari rutinitas santai ke jadwal kerja yang padat juga dapat membuat tubuh terasa kaget.
Agar proses adaptasi berjalan lebih ringan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.
Memulai pekerjaan secara bertahap dapat membantu mengurangi rasa kewalahan di awal masuk kerja.
Mengembalikan pola tidur secara perlahan juga penting untuk menjaga energi dan konsentrasi tetap stabil.
Selain itu, tetap menyisihkan waktu untuk aktivitas menyenangkan seperti olahraga ringan, mendengarkan musik, atau berjalan santai dapat membantu menjaga suasana hati tetap baik.
Tidak kalah penting, hindari menuntut diri untuk langsung produktif sepenuhnya setelah liburan karena tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk kembali menyesuaikan ritme kerja.
Dengan memberi ruang untuk beradaptasi dan menjaga keseimbangan fisik maupun mental, fase setelah liburan dapat dilalui dengan lebih nyaman dan tenang.-***
















