terasjabar.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 8 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
8 Mei 2026 07:20
in Berita Utama, Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

Ikhsan Marzuki Inisiator Gerakan Kita

TERASJABAR.ID – Dugaan pelanggaran etika yang melibatkan pejabat publik di Kabupaten Kuningan dalam satu periode terakhir, memunculkan kegelisahan publik. Seperti diketahui, isu pelanggaran etika ditubuh DPRD menyeret kader di tubuh PKB, PKS, Gerindra dan di Golkar. Kemudian ada pula kasus beredarnya foto tidak senonoh yang melibatkan seorang ASN perempuan eselon III.

ADVERTISEMENT

Rangkaian peristiwa ini memperkuat kesan bahwa pelanggaran etika bukan lagi kasus insidental, melainkan gejala yang kian meluas. Menyoroti krisis etika pejabat publik di Kabupaten Kuningan, inisiator dan aktivis Gerakan KITA Ikhsan Marzuki, menilai, kondisi ini telah mencapai titik nadir paling rendah. “Pelanggaran etika yang terjadi berulang, baik di lingkungan legislatif maupun eksekutif, dinilai tidak lagi menimbulkan efek jera akibat lemahnya penegakan sanksi,” ungkapnya, Kamis (7/05/2026).

Kondisi ini kata Ikhsan, sebagai situasi yang mengkhawatirkan. “Pasalnya bukan hanya merusak individu, tetapi juga melemahkan sistem nilai dalam pemerintahan. Masalahnya bukan sekadar ada pelanggaran. Itu bisa terjadi di mana saja. Yang jadi persoalan serius adalah ketika pelanggaran itu tidak direspons dengan tegas. Sanksinya ringan, prosesnya tidak transparan, dan pada akhirnya tidak ada efek jera,” ujarnya.

Menurut aktivis dan pegiat sosial ini, lemahnya penegakan etika telah memunculkan dampak lanjutan di tengah masyarakat, yakni tumbuhnya sikap permisif terhadap pelanggaran. Perilaku yang seharusnya menjadi perhatian serius, kini justru mulai dianggap sebagai hal biasa.

“Ketika publik melihat pelanggaran terjadi berulang tanpa konsekuensi berarti, lama-lama masyarakat ikut menormalisasi. Ini berbahaya, karena krisis etika tidak lagi terasa sebagai krisis,” kata Ikhsan.

Ia juga menyoroti minimnya suara kritis dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari aktivis, akademisi, tokoh masyarakat hingga kelompok ulama. Padahal, mereka memiliki peran penting sebagai penjaga moral publik.

“Yang lebih mengkhawatirkan adalah sunyinya kritik. Dalam situasi seperti ini, diam itu bukan netral, tapi bentuk pembiaran. Pelanggaran tidak lagi memicu kemarahan, melainkan hanya jadi bahan obrolan sesaat. Ini adalah gejala paling mengkhawatirkan: ketika masyarakat tidak lagi terkejut oleh penyimpangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kuningan tidak harus meniru Jepang secara utuh. Namun, ada nilai mendasar yang perlu diadopsi, yakni pentingnya integritas, budaya malu, dan tanggung jawab dalam jabatan publik.

RELATED POSTS

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma

Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank

Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup

“Kalau kita ingin memperbaiki keadaan, ada tiga hal mendasar yang harus dilakukan. Pertama, menaikkan standar etika, bukan menurunkannya agar sesuai dengan pelanggaran. Kedua, menegakkan sanksi secara tegas dan transparan. Ketiga, menghidupkan kembali budaya malu dan tanggung jawab,” jelasnya.

“Ketika kepercayaan publik runtuh, tidak ada kekuasaan yang cukup kuat untuk menutupinya. Ini yang harus kita cegah bersama,” pungkasnya.*

Tags: Krisis EtikaKuninganPejabat Publik
ShareTweetSend

Related Posts

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma
Lifestyle

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma

7 Mei 2026 11:32
Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank
Daerah

Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank

5 Mei 2026 18:35
Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka
Daerah

Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka

1 Mei 2026 13:34
493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil
Daerah

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

30 Apr 2026 22:53
Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup
News

Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup

29 Apr 2026 06:30
Anemia dan sejumlah Indikasi Masalah Stunting Jadi Temuan Tim Kesehatan
Daerah

Anemia dan sejumlah Indikasi Masalah Stunting Jadi Temuan Tim Kesehatan

23 Apr 2026 04:00
Next Post
BI Ajak Wartawan Ngopi Bareng, Bongkar Fakta Ekonomi Priangan Timur : Transaksi QRIS Melesat 579%

BI Ajak Wartawan Ngopi Bareng, Bongkar Fakta Ekonomi Priangan Timur : Transaksi QRIS Melesat 579%

Real Madrid Diguncang Konflik Internal, Valverde Jalani Pemulihan

Real Madrid Diguncang Konflik Internal, Valverde Jalani Pemulihan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

7 Mei 2026 16:55
Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Info Part Time! Yummy Choice Indomaret Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Info Part Time! Yummy Choice Indomaret Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

6 Mei 2026 15:45
Lewandowski Mendekati Akhir Kontrak, Barcelona Cari Striker Baru

Peter Crouch Sarankan Liverpool Rekrut Robert Lewandowski

0
Arab Saudi Tak Izinkan Pangkalan Dipakai AS, Operasi Trump Tertunda

Arab Saudi Tak Izinkan Pangkalan Dipakai AS, Operasi Trump Tertunda

0
Toyota bZ3X Laris Manis di China, Tembus 80 Ribu Unit

Toyota bZ3X Laris Manis di China, Tembus 80 Ribu Unit

0
Blink dan Emobi Kolaborasi Permudah Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Blink dan Emobi Kolaborasi Permudah Pengisian Daya Kendaraan Listrik

0
Lewandowski Mendekati Akhir Kontrak, Barcelona Cari Striker Baru

Peter Crouch Sarankan Liverpool Rekrut Robert Lewandowski

8 Mei 2026 09:41
Arab Saudi Tak Izinkan Pangkalan Dipakai AS, Operasi Trump Tertunda

Arab Saudi Tak Izinkan Pangkalan Dipakai AS, Operasi Trump Tertunda

8 Mei 2026 09:22
Toyota bZ3X Laris Manis di China, Tembus 80 Ribu Unit

Toyota bZ3X Laris Manis di China, Tembus 80 Ribu Unit

8 Mei 2026 09:11
Blink dan Emobi Kolaborasi Permudah Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Blink dan Emobi Kolaborasi Permudah Pengisian Daya Kendaraan Listrik

8 Mei 2026 08:48
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.