TERASJABAR.ID – Raja Charles III bersama Camilla tiba di Gedung Putih pada Senin untuk kunjungan kenegaraan di Washington, di tengah situasi kota yang masih terguncang insiden penembakan akhir pekan serta munculnya ketegangan baru dalam hubungan transatlantik.
Kedatangan mereka disambut Donald Trump dan Melania Trump.
Setelah berjabat tangan dan berfoto, keempatnya mengadakan pertemuan santai sambil minum teh sebelum berkeliling area halaman selatan Gedung Putih yang telah diperluas.
Pasangan kerajaan kemudian menghadiri pesta kebun di Kedutaan Besar Inggris, bertemu sejumlah pejabat pemerintahan serta tokoh politik AS.
Suasana hangat di acara tersebut tampak kontras dengan dinamika hubungan kedua negara yang tengah diuji.
Kunjungan empat hari ini bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan AS, namun berlangsung di tengah ketegangan terkait kebijakan luar negeri, termasuk isu Iran.
Selain itu, insiden penembakan di Washington Hilton yang memicu pengamanan ketat juga menjadi latar penting kunjungan ini.
Meski demikian, Istana Buckingham memastikan agenda tetap berjalan.
Pada hari berikutnya, Raja Charles dijadwalkan menghadiri jamuan kenegaraan dan menyampaikan pidato di hadapan Kongres AS, sebuah momen langka bagi seorang raja Inggris.
Dalam pidatonya, ia diperkirakan menekankan bahwa meskipun Inggris dan Amerika Serikat tidak selalu sejalan, kedua negara memiliki tradisi bersama yang kuat sehingga mampu menjaga hubungan erat.
Ia juga direncanakan menyampaikan simpati atas insiden penembakan serta pesan persahabatan dari rakyat Inggris kepada Amerika.-***













