terasjabar.id
Sabtu, 25 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Bandung Raya

Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ada Desakan Agar KPK Periksa Ketua PN Sumedang

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
25 Apr 2026 14:44
in Bandung Raya
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ada Desakan Agar KPK Periksa Ketua PN Sumedang

M. Rizky Firmansyah, pemerhati konflik agraria

TERASJABAR.ID – Dugaan skandal pencairan dana konsinyasi ganti rugi lahan proyek Tol Cisumdawu senilai Rp190 miliar memicu sorotan publik. Pemerhati konflik agraria, M. Rizky Firmansyah, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil dan memeriksa Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sumedang.

Desakan tersebut mencuat setelah adanya indikasi bahwa dana ratusan miliar rupiah itu dicairkan kepada H. Dadan Setiadi Megantara, yang berdasarkan hasil penyidikan Polda Jabar diduga merupakan bagian dari jaringan mafia tanah di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

“Ini penghinaan terhadap keadilan. Bagaimana mungkin dana sebesar Rp190 miliar bisa dicairkan kepada pihak yang telah diidentifikasi sebagai bagian dari mafia tanah. Kami menduga ada kolusi sistematis antara oknum pengadilan dengan sindikat tersebut,” tegas M. Rizky Firmansyah , Sabtu (25/04/2026).

Rizky mengungkapkan, terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses pencairan dana tersebut. Ia menyoroti dugaan keterlibatan aparatur pengadilan, termasuk dua panitera PN Sumedang, yakni Beni Cahyono, S.H., dan Dwi H. Prawirawan, S.H., yang disebut menjadi saksi dalam proses pencairan.

Padahal, menurutnya, perkara tersebut masih dalam tahap Peninjauan Kembali kedua (PK2) dan belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). “Pencairan dilakukan saat status perkara masih berjalan di PK2. Ini jelas melanggar prinsip kehati-hatian dalam penanganan perkara perdata yang masih disengketakan,” ujarnya.

Selain itu, Rizky juga menyoroti dugaan penggunaan dokumen pertanahan palsu, termasuk Letter C, yang menjadi dasar penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk mengajukan pencairan dana konsinyasi. “Jika SHGB tersebut lahir dari dokumen palsu, maka secara hukum sertifikat itu cacat sejak awal. Artinya, pencairan dana menjadi tidak sah,” katanya.

RELATED POSTS

No Content Available

Ia juga menilai, terdapat indikasi maladministrasi yudisial karena pencairan dilakukan di tengah sengketa yang belum tuntas, sehingga berpotensi merugikan pihak ahli waris yang sah.

Lebih lanjut, Rizky mendesak KPK untuk tidak hanya memeriksa Ketua PN Sumedang, tetapi juga menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk kemungkinan aliran dana yang mengarah pada tindak pidana pencucian uang.

“KPK bersama PPATK harus menelusuri aliran dana tersebut. Kami menduga ada praktik pencucian uang dalam kasus ini,” tegasnya.

Ia juga menyoroti fakta bahwa dana tersebut diduga telah dicairkan dan diserahkan kepada pihak yang berstatus terpidana, meski proses hukum masih berjalan. “Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Dana harus dikembalikan kepada negara atau diberikan kepada pihak yang berhak,” ujarnya.

Rizky menegaskan, praktik mafia tanah tidak boleh dibiarkan merusak sistem hukum dan merampas hak masyarakat. “Perlawanan terhadap mafia tanah harus terus dilakukan. Jangan biarkan hukum digadaikan untuk kepentingan perampok tanah rakyat,” pungkasnya.

Tags: Ada DesakanKetua PN SumedangKPK PeriksaTol Sisumdawu
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Next Post
Wamenkomdigi: Kunci UMKM Tahan Krisis Terdapat pada Kreativitas dan Teknologi

Wamenkomdigi: Kunci UMKM Tahan Krisis Terdapat pada Kreativitas dan Teknologi

Dukung Riset Prioritas Nasional, Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi dengan LPDP

Mendiktisaintek Ajak Generasi Muda Perkuat Inovasi Berbasis Sains dan Teknologi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DATANG LANGSUNG! HokBen Miko Mall Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

DATANG LANGSUNG! HokBen Miko Mall Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

19 Apr 2026 16:46
BUAT TAMATAN SMA SMK! KAI Services Buka Loker Resepsionis

BUAT TAMATAN SMA SMK! KAI Services Buka Loker Resepsionis

22 Apr 2026 17:37
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
Ada 3 Posisi! Yogya Group Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Group Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

19 Apr 2026 16:25
Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ada Desakan Agar KPK Periksa Ketua PN Sumedang

Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ada Desakan Agar KPK Periksa Ketua PN Sumedang

0
Ada Spanduk Bertuliskan “Shut Up KDM” Saat Laga Persib vs Arema FC, Viral dan Jadi Sorotan

Ada Spanduk Bertuliskan “Shut Up KDM” Saat Laga Persib vs Arema FC, Viral dan Jadi Sorotan

0
Kurir Sabu Diciduk Polisi, Ngaku Dapat Upah untuk Edarkan Narkoba

Kurir Sabu Diciduk Polisi, Ngaku Dapat Upah untuk Edarkan Narkoba

0
Indri : “Program Padat Karya Efektif Mengurangi Angka Pengangguran Sekaligus Memberdayakan Warga”

Indri : “Program Padat Karya Efektif Mengurangi Angka Pengangguran Sekaligus Memberdayakan Warga”

0
Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ada Desakan Agar KPK Periksa Ketua PN Sumedang

Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ada Desakan Agar KPK Periksa Ketua PN Sumedang

25 Apr 2026 14:44
Ada Spanduk Bertuliskan “Shut Up KDM” Saat Laga Persib vs Arema FC, Viral dan Jadi Sorotan

Ada Spanduk Bertuliskan “Shut Up KDM” Saat Laga Persib vs Arema FC, Viral dan Jadi Sorotan

25 Apr 2026 14:32
Kurir Sabu Diciduk Polisi, Ngaku Dapat Upah untuk Edarkan Narkoba

Kurir Sabu Diciduk Polisi, Ngaku Dapat Upah untuk Edarkan Narkoba

25 Apr 2026 14:26
Indri : “Program Padat Karya Efektif Mengurangi Angka Pengangguran Sekaligus Memberdayakan Warga”

Indri : “Program Padat Karya Efektif Mengurangi Angka Pengangguran Sekaligus Memberdayakan Warga”

25 Apr 2026 12:47
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.