TERASJABAR. ID – Kabar terbaru berhembus di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di mana Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (kajati) Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H dimutasi menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer Kejaksaan Agung.Â
Penggantinya berasal dari Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H. Penggantian Sutikno merupakan paketan bersama 13 kajati lain di berbagai daerah di Jabar.Â
Mutasi itu tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 488 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. Keputusan itu diterbitkan pada 13 April 2026.
Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna mengatakan bahwa mutasi ini semata mata untuk penyegaran.
Selain Hermon, salah satu yang dimutasi adalah Riono Budisantoso. Dia digeser dari posisi Direktur Penuntutan Jampidsus Kejaksaan Agung untuk menjadi Kajati Bangka Belitung. Posisi yang ditinggalkan Riono akan diisi oleh Ardito Muwardi yang kini menjabat Wakajati Banten.
Sementara, beberapa Kajati yang dimutasi antara lain Kajati Sumatera Utara, Harli Siregar. Dia dimutasi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Posisi Harli akan digantikan oleh Muhibuddin yang sebelumnya menjabat Kajati Sumatera Barat.
TUNTASKAN KASUS PJU
Penggantian sejumlah Kajati termasuk Jawa Barat menurut Ketua Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Yadi Suryadi merupakan angin segar. Dia berharap pejabat baru bisa memenuhi harapan Jaksa Agung yang menginginkan para Jaksa tidak takut untuk mengungkap kasus besar di daerah.Â
Yadi berharap Kajati Jabar yang baru Sutikno bisa langsung menggarap kasus korupsi besar salah satunya penyelewengan proyek PJU yang ditengarai merugikan negara ratusan miliar.Â
Yadi menambahkan bahwa dirinya sudah menyampaikan bukti bukti awal sebagai modal untuk penyelidikan. “Saya berharap Kajati baru secara transparan membuka kasus ini ke publik, “kata Yadi.
Sementara itu menurut sumber di Kejaksaan sejumlah saksi sudah dipanggil ke Kajati Jabar untuk diperiksa terkait PJU. Saksi itu, lanjut sumber berasal dari Dishub Jabar dan pihak swasta.Â
” Nah kalau ini benar, saya berharap kepada Kajati baru untuk segera menuntaskan penyelidikanya, “ujar Yadi.Â
Berikut daftar nama 14 Kajati baru:
- Abdul Qohar AF sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur;
- Sugeng Riyanta sebagai sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara;
- Sila Haholongan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan;
- Riono Budisantoso sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung;
- Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat;
- I Dewa Gede Wirajana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau;
- Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara;
- Dedie Tri Hariyadi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat;
- Zullikar Tanjung sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah;
- Teguh Subroto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah;
- Budi Hartawan Panjaitan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat;
- Sumurung Pandapotan Simaremare sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo;
- Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali;
- Saiful Bahri Siregar sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

















