TERASJABAR.ID – Upaya penguatan tata kelola pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional Presiden terus dilakukan, salah satunya penataan kelembagaan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan layanan program gizi nasional.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menerima audiensi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana guna mendukung pengembangan layanan program gizi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam audiensi tersebut, Menteri PANRB menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus dilakukan secara terukur dan berbasis kebutuhan organisasi agar mampu menjawab tantangan pelaksanaan program secara optimal.
Menurutnya, kelembagaan yang tepat akan menjadi fondasi terwujudnya layanan penyediaan dan distribusi makanan bergizi gratis (MBG) yang terintegrasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Penataan kelembagaan bukan semata-mata pembentukan struktur, tetapi memastikan organisasi memiliki fungsi yang tepat, tata kerja yang efektif serta didukung oleh SDM yang profesional dan kompeten. Dengan demikian, pelaksanaan program gizi ini dapat berjalan secara optimal, terukur dan berkelanjutan,” ujar Menteri PANRB saat menerima audiesi Kepala BGN di Jakarta.
Perlu diketahui, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program prioritas nasional yang didukung oleh tata kelola kelembagaan yang efektif, adaptif dan akuntabel.
Penataan organisasi dan penguatan kapasitas aparatur dinilai menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan implementasi program gizi yang menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menteri Rini juga menyampaikan bahwa penguatan SDM aparatur merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reformasi birokrasi, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang semakin dinamis dan menuntut kecepatan pelayanan.













