TERASJABAR.ID – Banyak orang mengira bahwa makan dalam jumlah besar adalah cara tercepat untuk menambah berat badan.
Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, tetapi tetap perlu memperhatikan kebutuhan kalori harian serta faktor lain yang mendukung kenaikan berat badan secara sehat.
Berat badan sering kali turun drastis setelah sakit atau menjalani perawatan medis tertentu, seperti kemoterapi.
Karena itu, banyak orang mencari cara untuk mengembalikan berat badan ke angka ideal.
Selain alasan kesehatan, sebagian orang juga ingin menambah berat badan karena merasa kurang percaya diri dengan tubuh yang terlalu kurus.
Namun, menaikkan berat badan tidak selalu mudah. Ada yang sudah mengonsumsi makanan tinggi gula atau junk food, tetapi berat badan tetap tidak bertambah.
Pola makan yang tidak sehat justru berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Kunci utama menambah berat badan adalah mengombinasikan pola makan sehat dengan olahraga teratur.
Salah satu caranya adalah meningkatkan asupan kalori harian hingga mencapai surplus, yaitu sekitar 700–1.000 kalori di atas kebutuhan normal.
Kebutuhan ini bisa dipenuhi dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan memilih makanan tinggi kalori yang sehat, seperti nasi, kacang-kacangan, alpukat, dan produk susu.
Selain itu, asupan protein juga penting untuk membantu pembentukan massa otot sehingga berat badan naik lebih stabil.
Karbohidrat dan lemak sehat pun tetap diperlukan sebagai sumber energi tambahan.
Olahraga, terutama latihan beban, juga berperan dalam meningkatkan massa otot.
Di sisi lain, penting untuk mengelola stres dan memastikan waktu istirahat cukup, karena keduanya berpengaruh terhadap metabolisme dan nafsu makan.
Dengan menerapkan pola makan bergizi, olahraga rutin, serta gaya hidup sehat, kenaikan berat badan dapat dicapai secara lebih aman dan berkelanjutan.-***
















