TERASJABAR.ID – Tumpukan dan gunungan sampah kakaren lebaran hiasi sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bandung, baik di pinggir jalan desa, kabupaten atau pun di jalan provinsi, Selasa (31/3/2026).
Seperti tumpukan sampah di Al Fathu Soreang, dekat Komplek Pemkab Bandung, Majalaya, Baleedah dan Banjaran.
Termasuk juga di Cicalengka, Rancaekek dan Cileunyi tumpukan dan gunungan sampah hingga saat ini menunggu diangkut.
Tumpukan sampah di Jalan Al Fathu Soreang ini viral di media sosial. Salah satunya videonya viral di grup Facebook (FB) Suara Keluh Kesah Rakyat Kabupaten Bandung (SKKRKB).
Sementara itu, di wilayah Cileunyi, tumpukan dan gunungan sampah, selain di sejumlah titik di Pasar Sehat Cileunyi (PSC), di kolong jembatan dan di Jalan Cikalang, Jalan Percobaan, juga di pinggir jalan provinsi kawasan Tagog, Desa Cimekar, depan Jalan SMPN 1 Cileunyi.
Tumpukan sampah dan gunungan sampah yang tersimpan di pinggir jalan tersebut, selain sareukseuk, juga telah mengeluarkan bau tak sedap.
“Bagaimana ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung kapan sampah kakaren lebaran mau ditarik di Cileunyi, ” kata Ny. Susilawati (59) warga Cileunyi, Selasa (31/3/2026).
Menurut Susilawati yang juga dosen perguruan tinggi di Jatinangor ini, jangan di pinggir jalan, di kompleknya juga sampah sudah 3 pekan lebih belum ditarik padahal retribusi sampah dari warga tiap bulan tak pernah telat.
Sementara itu, Rana Supriatna, Kepala UPT Kebersihan DLH Kabupaten Bandung wilayah 5 meliputi Rancaekek, Cileunyi dan sekitarnya ketika dikonfirmasi terkait menumpuk dan mengunungnya sampah khusus di Cileunyi tak memberikan komèntar.
“Saya sejak 27 Februari sudah dilantik dan dirotasi. Kepala UPT wilayah 5 Rancaekek sekarang Pak Arif,” ujar Rana.
Sedangkan sejumlah sopir truk pengangkut sampah DLH Kabupaten Bandung mengaku tak tahu kapan tumpukan dan gunungan sampah di sejumlah titik di Kabupaten Bandung, termasuk di Cileunyi akan ditarik.
“Persoalannya, selain keterbatasan kuota ritase ke TPAS Sarimukti, juga kami memprioritaskan menarik sampah di garasi DLH Kabupaten Bandung di Jalan Citaliktik yang belum terbuang,” kata seorang sopir truk.
“Bahkan diperkirakan kuota ritase sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti akan habis, Rabu (1/4/2026) besok.


















