TERASJABAR – Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menyampaikan kebingungannya terkait insiden yang melibatkan wasit Paul Tierney sebelum laga kontra Newcastle United di Stamford Bridge.
Chelsea kalah tipis 1-0 dalam pertandingan Premier League terbaru. Kekalahan ini memperpanjang tren inkonsistensi mereka setelah hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir.
Meski menguasai bola, The Blues gagal menembus pertahanan Newcastle yang disiplin.
Rosenior menyoroti momen pra-pertandingan, di mana Tierney mempertanyakan tradisi para pemain Chelsea yang berkumpul dan menunjukkan rasa persatuan.
“Saya kecewa, fokus terlalu banyak pada hal-hal tidak penting,” kata Rosenior, seperti ditulis Sports Mole, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia menegaskan ritual tersebut adalah keputusan kelompok kepemimpinan tim dan dilakukan tanpa maksud meremehkan lawan.
Kekecewaan Rosenior semakin meningkat setelah insiden di akhir laga, ketika Nick Woltemade tampak menjatuhkan Cole Palmer di kotak penalti.
Rosenior menilai keputusan Tierney yang tidak memberikan penalti merugikan Chelsea satu poin penting.
“Jika Paul lebih fokus, kami seharusnya mendapatkan penalti hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, manajer Newcastle, Eddie Howe, bersikap acuh terhadap pra-pertandingan, menyebut pertunjukan psikologis tidak memengaruhi hasil akhir.
Chelsea tetap menempati posisi kelima klasemen Premier League, namun berpotensi turun ke posisi keenam jika Liverpool menang atas Tottenham Hotspur.
Klub diperkirakan akan meminta klarifikasi resmi dari PGMOL terkait perilaku Tierney selama pertandingan.-***

















