TERASJABAR.ID – Mantan kiper Torino FC, Joe Hart, mengkritik keputusan pelatih Igor Tudor yang mengganti kiper muda Antonín Kinský hanya 17 menit setelah pertandingan Atlético Madrid melawan Tottenham Hotspur dimulai.
Menurut Hart, keputusan tersebut terlalu keras bagi pemain muda yang masih berusia 22 tahun.
Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 5-2 untuk Tottenham itu, Tudor secara mengejutkan mencadangkan kiper utama Guglielmo Vicario dan memberikan kesempatan kepada Kinsky sebagai starter.
Namun setelah dua kesalahan yang berujung gol bagi Atlético, sang pelatih langsung menarik Kinsky keluar dan memasukkan Vicario kembali ke lapangan.
Hart menilai satu kesalahan seharusnya tidak langsung merusak kepercayaan terhadap seorang pemain, apalagi di level profesional.
Ia menegaskan bahwa kesalahan adalah hal yang biasa bagi penjaga gawang.
Bahkan kiper legendaris seperti Gianluigi Buffon, Manuel Neuer, dan Peter Schmeichel pernah mengalami malam buruk dalam karier mereka.
Menurut Hart, cara Tudor menangani situasi tersebut dapat berdampak pada kepercayaan diri pemain muda itu.
Ia menekankan pentingnya pendekatan manusiawi dalam menangani pemain, terutama saat mereka berada di bawah tekanan.
Keputusan Tudor juga menuai kritik dari berbagai pihak.
Tottenham sendiri sedang mengalami periode sulit, karena Tudor telah menelan empat kekalahan dari empat pertandingan sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Februari lalu.
Situasi ini membuat posisinya di klub London Utara semakin tertekan.-*















