TERASJABAR.ID – Pemerintah memastikan stabilitas pasokan dan harga daging sapi tetap terjaga selama Ramadan 1447 H.
Melalui Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, pengawasan terus diperkuat di seluruh rantai pasok, mulai dari feedloter, Rumah Potong Hewan (RPH), hingga pasar rakyat.
Penegasan tersebut disampaikan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa, saat melakukan pemantauan langsung di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat.
“Kami pastikan Satgas Saber bekerja optimal menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan hingga Lebaran nanti. Pemerintah hadir memastikan harga tetap wajar dan pasokan aman bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” katanya, dikutip siaran pers Bapanas.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Kosambi, harga daging sapi terpantau relatif stabil.
Salah satu pedagang, Hani, menyampaikan harga paha depan berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, sementara paha belakang Rp130.000 per kilogram.
Harga tersebut kembali stabil pasca kesepakatan bersama asosiasi pelaku usaha daging sapi pada 22 Januari 2026, dengan harga sapi hidup sebesar Rp55.000 per kilogram (berat hidup).
“Harga relatif stabil. Paha belakang Rp140 ribu itu masih termasuk lemak atau tetelan. Kalau pembeli minta dibersihkan jadi daging murni atau dipotong macam-macam, tentu ada penyesuaian harga,” ujar Hani.
















