TERASJABAR.ID – Bahaya memakan gorengan saat berbuka sering kali tidak terasa oleh banyak orang.
Setelah seharian tidak makan dan minum, gorengan terlihat sangat menarik karena rasanya enak dan bisa memenuhi perut.
Namun, kebiasaan ini bisa berdampak negatif pada kesehatan jika diteruskan terus-menerus selama bulan Ramadhan.
Perlu diingat bahwa membuka puasa dengan makanan goreng bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh, sehingga penting untuk menjaga kesehatan agar ibadah bisa berjalan dengan lancar.
Baca Juga: LULUSAN SMA SMK BURUAN DAFTAR! Indomaret Bandung Gelar Loker Teranyar
Memicu Gangguan Pencernaan
Satu dari bahaya memakannya gorengan saat berbuka adalah gangguan pada sistem pencernaan.
Saat perut kosong selama beberapa jam, sistem pencernaan menjadi lebih rentan.
Makanan yang digoreng biasanya mengandung banyak lemak dan sulit untuk dicerna.
Meningkatkan Risiko Kolesterol
Gorengan biasanya mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans, terutama jika digoreng menggunakan minyak yang sudah digunakan berulang kali.
Makan terlalu banyak saat berbuka puasa bisa membuat kadar kolesterol di dalam darah meningkat.
Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan penyakit jantung dan masalah pada pembuluh darah.
Baca Juga: 2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK
Membuat Tubuh Cepat Lemas
Meski rasanya enak, gorengan tidak memberi energi yang tetap untuk tubuh.
Karbohidrat yang sederhana dan lemak yang banyak justru bisa membuat gula darah naik cepat, lalu turun tiba-tiba.
Akibatnya, tubuh terasa lelah dan mudah kantuk setelah berbuka.***



















