terasjabar.id
Selasa, 24 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 24 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Impor BBM

Herman by Herman
24 Feb 2026 17:35
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Impor BBM


Oleh: Dahlan Iskan

(Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) senilai 38,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dalam sesi roundtable Business -Setpres)

Indonesia akan impor BBM dari Amerika. Nilainya mencapai USD15 miliar –termasuk energi lainnya. Itulah salah satu bagian dari hasil perundingan dagang antara Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo di Washington DC pekan lalu.

Anda sudah tahu: Trump mengadakan KTT Board of Peace –lembaga perdamaian di Gaza, Palestina.

Semua kepala negara yang ikut board itu bertemu di Washington DC. Tapi hanya presiden kita yang bertemu khusus dengan Trump. Lalu menandatangani perjanjian dagang, termasuk soal impor BBM.

Saya tidak mempersoalkan BBM kita dari mana. Kita memang kekurangan BBM. Toh selama ini BBM kita juga impor. Hanya saja bukan dari Amerika. Utamanya dari Singapura –lewat raja minyak Anda: Riza Chalid.

Yang lebih saya persoalkan waktu itu: mengapa kita selalu impor BBM. Mengapa tidak berani beralih ke mobil tanpa BBM.

Dari hasil perundingan dagang itu yang menarik adalah ini: bagaimana pelaksanaan peralihan impor BBM dari Singapura ke Amerika. Apakah bisa begitu saja berubah.

Soal Riza Chalid tidak lagi jadi persoalan. Ia sedang kabur. Buron. Entah di mana berada. Tapi bagaimana cara Amerika menggantikan Singapura?

Pasti pelaksana impornya adalah Pertamina. Tapi di semua perusahaan BUMN ada aturan pengadaan. Harus tender. Tendernya harus terbuka. Untuk BBM sifat tendernya harus internasional.

Berarti saat tender nanti perusahaan Singapura juga bisa ikut. Perusahaan Amerika juga harus ikut. Lalu mereka bersaing dalam harga: mana yang lebih murah. Bersaing pula dalam pelayanan: mana yang lebih menjamin ketersediaan tepat volume dan waktunya.

Apakah bisa dijamin dalam tender itu nanti perusahaan Amerika pasti menang? Belum tentu.

Apakah perusahaan Singapura diminta tidak ikut? Tidak mungkin.

Singapura telanjur punya industri pemrosesan BBM sangat besar. Kalau tidak dijual ke Indonesia akan dilempar ke mana.

Apakah di tender nanti akan diberlakukan syarat-syarat tender yang membuat Singapura sulit memenuhinya?

Selama ini Riza “Singapura” Chalid selalu memenangkan tender BBM karena hanya ia yang memenuhi syarat tender. Utamanya: karena hanya Riza yang bisa menyediakan “gudang BBM” dalam ukuran cukup untuk menjamin ketersediaan BBM se-Indonesia selama satu minggu.

Apakah Amerika bisa menyediakan “gudang” BBM sebesar itu dalam waktu singkat? Atau Amerika juga akan menggunakan “gudang BBM” milik Riza Chalid di Banten itu?

Lalu soal harga. Apakah Amerika bisa bersaing harga dengan produk Singapura? Bagaimana dengan ongkos angkut yang dari Amerika pasti kalah dekat dengan Singapura?

Anda sebagai pemilik kendaraan tidak perlu mikir itu. Mungkin Anda justru lebih senang. Kendaraan Anda segera mendapat minuman lebih bermutu.

Di Amerika standarnya bukan RON. Tapi AKI. Itu standar gabungan RON dan MON. Di sana standar paling rendah adalah AKI 87 –kira-kira setara dengan RON 92. Masih ada AKI 90 dan AKI 94.

Apakah Pertamina akan mengubah syarat-syarat tender agar cocok dengan spesifikasi BBM yang dihasilkan Amerika? Kalau pun bisa begitu, apakah tidak akan berpengaruh pada harga BBM yang akan Anda beli?

“Gudang BBM” raksasa milik Riza Chalid sendiri rasanya kini dalam status disita kejaksaan agung. Itu terkait dengan perkara korupsi yang dituduhkan kepada anak Riza Chalid –yang awalnya mencapai Rp900 miliar lebih. “Gudang BBM” itulah yang dulu sering dimedsoskan sebagai tempat oplos BBM.

ADVERTISEMENT

Tentu dalam status sebagai barang sitaan pun “gudang BBM” tersebut tetap bisa dipakai menyimpan BBM kita. Entah bagaimana perhitungannya. Soal siapa akhirnya yang memiliki gudang langka itu akan ditentukan oleh pengadilan perkara korupsi saat ini: disita menjadi milik negara atau dikembalikan ke pemilik awalnya: Riza Chalid.

Yang jelas, siapa pun pemenang tender nanti, akan tetap mengandalkan investasi gudangnya Riza Chalid tersebut. Tinggal kita mengamati bagaimana cara Pertamina memastikan agar Amerikalah yang memenangkan tender itu.

RELATED POSTS

Operasi ‘Sideways’ dalam Dunia Intelijen

Amerika Serikat dan Imperialisme Gaya Baru Abad ke-21

Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir

Stok BBM dan LPG Aman Selama Libur Nataru, Ini Penjelasan Menteri ESDM

BBM Langka, Listrik Padam! DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat

Adanya perjanjian dagang Indonesia-Amerika itu sendiri kini sedang viral di medsos. Saya juga sudah membaca analisis panjang yang awalnya di-posting di grup alumni MIT –lalu di-forward secara multiple.

“Saya yang dapat naskah itu dari grup FE-UI. Lalu saya posting di grup alumni MIT,” ujar Dr Rudy Setyopurnomo. Ia memang alumni MIT. Juga alumni Harvard. Di umurnya yang di atas 70 tahun masih meraih gelar doktor di kampus asalnya: ITB.

Ia lupa siapa yang mem-posting di grup FE UI. Yang jelas asal naskah itu dari Utrecht, kampus terkenal di Belanda. Kini peredarannya di medsos luar biasa luasnya.

Kelebihan penulisnya adalah: Ia mengaku sudah membaca detail isi 45 halaman perjanjian dagang itu. Sedang kita pada umumnya hanya membaca berita: bahwa perjanjian itu sangat membanggakan Indonesia.

Dari pembacaannya atas naskah asli –di Amerika bisa didapat secara bebas di website pemerintah– penulis menguliti sisi merugikan Indonesia. Banyak sekali. Mulai dari kedaulatan negara kita yang tercampakkan sampai tidak imbangnya isi perjanjian. Bahkan, katanya, ada klausul yang Indonesia tidak boleh menjalin hubungan dengan negara yang tidak sejalan dengan Amerika.

Lalu ada yang berkomentar: alangkah berbahayanya perjanjian itu bagi kedaulatan negara. Apalagi kalau sampai berpengaruh pada hubungan Indonesia-Tiongkok.

Rasanya kian hari analisis itu bisa kian liar. Panas. Membara. Maka sudah waktunya –apalagi kalau menko perekonomian dan timnya sudah kembali ke Indonesia– segera klarifikasi: bagaimana duduk persoalan sebenarnya.

“Sudah ada penjelasan dari pemerintah. Saya sudah baca. Isinya belum menjawab semua persoalan tapi cukup memadai untuk meredam sementara,” ujar konsultan keuangan yang biasa dipanggil Rudy Sepur itu. Rudy pun mengirim ke saya naskah penjelasan pemerintah itu (lihat bagian bawah tulisan ini).

Bagi saya soal BBM tidak masalah –sepanjang tidak ada perlawanan dari Singapura. Soal impor kedelai juga tidak masalah –toh selama ini tempe kita sudah berbahan baku Amerika. Impor bungkil Amerika juga ok. Toh kita tidak bisa produksi makanan ternak tanpa bungkil.

Sedangkan impor jagung harus lebih hati-hati. Petani kita sedang semangat-semangatnya mengembangkan jagung. Di mana-mana. Di Sulawesi. Di NTB. NTT. Bahkan juga di Jawa.

Dari semua yang dipersoalkan itu rasanya soal kedaulatan yang terberat. Ini perjanjian perdagangan tapi kok isinya ada penumpang gelapnya yang gelap sekali. ***

Tags: amerikaBBMDahlan iskan
ShareTweetSend

Related Posts

Operasi ‘Sideways’ dalam Dunia Intelijen
Berita Utama

Operasi ‘Sideways’ dalam Dunia Intelijen

8 Jan 2026 06:53
Amerika Serikat dan Imperialisme Gaya Baru Abad ke-21
Berita Utama

Amerika Serikat dan Imperialisme Gaya Baru Abad ke-21

4 Jan 2026 18:08
Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir
News

Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir

1 Jan 2026 16:34
Stok BBM dan LPG Aman Selama Libur Nataru, Ini Penjelasan Menteri ESDM
Ekonomi

Stok BBM dan LPG Aman Selama Libur Nataru, Ini Penjelasan Menteri ESDM

29 Des 2025 21:23
BBM Langka, Listrik Padam! DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat
News

BBM Langka, Listrik Padam! DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat

5 Des 2025 13:02
DPR Minta Pertamina Jaga Pasokan dan Kualitas BBM Jelang Nataru 2026
News

DPR Minta Pertamina Jaga Pasokan dan Kualitas BBM Jelang Nataru 2026

9 Nov 2025 20:17
Next Post
RCD Mallorca Pecat Jagoba Arrasate Usai Tiga Kekalahan Beruntun

RCD Mallorca Pecat Jagoba Arrasate Usai Tiga Kekalahan Beruntun

Atletico Madrid Bersiap Tanpa Griezmann, Orlando City Ajukan Pendekatan

Atletico Madrid Bersiap Tanpa Griezmann, Orlando City Ajukan Pendekatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

19 Feb 2026 15:30
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

18 Feb 2026 16:00
TAMATAN SMA SMK BISA IKUT! Indofood Group Bandung Buka Loker Staff Gudang

TAMATAN SMA SMK BISA IKUT! Indofood Group Bandung Buka Loker Staff Gudang

20 Feb 2026 16:00
Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

0
Modernisasi Produksi Jadi Kunci Kurangi Defisit Garam Nasional

Modernisasi Produksi Jadi Kunci Kurangi Defisit Garam Nasional

0
DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun

DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun

0
Van der Sar Heran Lihat Nasib Andre Onana di Manchester United

Van der Sar Heran Lihat Nasib Andre Onana di Manchester United

0
Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

24 Feb 2026 20:25
Gampang, Ini Cara Menyembuhkan Batuk di Rumah Tanpa Perlu ke Dokter

Gampang, Ini Cara Menyembuhkan Batuk di Rumah Tanpa Perlu ke Dokter

24 Feb 2026 20:15
Modernisasi Produksi Jadi Kunci Kurangi Defisit Garam Nasional

Modernisasi Produksi Jadi Kunci Kurangi Defisit Garam Nasional

24 Feb 2026 20:13
DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun

DPR Soroti Kenaikan Harga Cabai yang Terus Berulang Tiap Tahun

24 Feb 2026 20:05
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.