TERASJABAR.ID – Newcastle United berpeluang menorehkan catatan bersejarah di Liga Champions saat menjamu Qarabag FK pada leg kedua babak play-off, Selasa malam di St James’ Park.
The Magpies datang dengan modal sangat kuat setelah menang telak 6-1 pada pertemuan pertama di Azerbaijan pekan lalu.
Dengan keunggulan agregat tersebut, pasukan Eddie Howe praktis hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih lima gol untuk memastikan tiket ke babak 16 besar, di mana mereka sudah ditunggu Chelsea F.C. atau Barcelona.
Secara realistis, peluang Qarabag membalikkan keadaan nyaris mustahil dan akan menjadi salah satu comeback terbesar dalam sejarah kompetisi Eropa jika itu terjadi.
Namun demikian, Newcastle tetap memiliki motivasi tambahan untuk memburu rekor.
Terakhir kali klub ini memenangi laga dua leg dengan margin minimal lima gol terjadi 21 tahun silam, saat menyingkirkan Olympiacos FC dengan agregat 7-1 di Piala UEFA 2004-05.
Bahkan pada musim 1994-95, mereka pernah mencatat kemenangan agregat 10-2 atas Royal Antwerp FC.
Di sisi lain, Qarabag terancam mencatat rekor negatif. Mereka sudah kebobolan 27 gol dalam sembilan laga musim ini.
Jika kembali kebobolan dua kali, mereka akan melampaui rekor 28 gol kebobolan dalam semusim yang pernah dicatat Bayer 04 Leverkusen pada 2001-2002.-***
















