TERASJABAR.ID – Tim Komisi VIII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Medan, Sumatra Utara, guna menyerap aspirasi sekaligus mengawasi pemanfaatan anggaran sektor sosial dan keagamaan.
Dalam pertemuan tersebut, Ansory menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat secara inklusif.
“Kami ingin mengetahui langkah strategis Pemprov Sumut dalam mengoptimalkan APBD untuk perlindungan sosial dan peningkatan gizi anak. Pemberdayaan perempuan dan pendidikan anak harus menjadi prioritas,” ujar Ansory, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya ingin mengetahui strategi Pemerintah Provinsi Sumut dalam mengoptimalkan APBD, khususnya untuk perlindungan sosial dan peningkatan gizi anak.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan serta pendidikan anak perlu menjadi fokus utama pembangunan daerah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan komitmen pemprov dalam memperkuat layanan sosial dan penanganan kebencanaan.
Ia menjelaskan bahwa Sumut kini memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir serta longsor yang terjadi pada akhir 2025.
Warga terdampak telah menempati hunian sementara, sementara pemerintah memprioritaskan pemulihan ekonomi masyarakat dan perbaikan infrastruktur penting.
Surya juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan DPR RI dalam percepatan penanganan bencana di Sumut hingga Aceh.
Kolaborasi lintas sektor dinilai berperan besar dalam melewati masa tanggap darurat kurang dari dua bulan.
Selain itu, dibahas pula kesiapan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, dengan Embarkasi Medan ditargetkan tetap menjaga kualitas layanan jemaah.-***















