TERASJABAR.ID – Bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, melontarkan kritik keras kepada winger Benfica, Gianluca Prestianni, usai insiden dugaan rasisme terhadap Vinícius Júnior dalam laga Liga Champions di Estadio da Luz.
Mbappé menilai Prestianni tidak pantas lagi tampil di kompetisi elite Eropa tersebut.
Insiden bermula setelah Vinícius mencetak gol spektakuler yang membawa Madrid unggul.
Ia kemudian mendapat kartu kuning karena selebrasi yang dianggap memprovokasi publik tuan rumah.
Ketegangan meningkat ketika Prestianni diduga melontarkan ucapan bernada rasial, sehingga Vinícius melapor kepada wasit dan protokol anti-rasisme UEFA diaktifkan.
Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit.
Kepada Movistar+, Mbappé menegaskan bahwa sepak bola harus memberi contoh yang baik karena dunia menyaksikan.
Ia menyebut perilaku seperti itu tak bisa ditoleransi, apalagi di panggung sebesar Liga Champions.
Menurutnya, Prestianni mengucapkan kata “monyet” kepada Vinícius berulang kali.
Mbappé juga memastikan tidak ada permintaan maaf dari sang pemain.
Pemain Prancis itu mengaku Madrid sempat mempertimbangkan meninggalkan lapangan sebagai bentuk solidaritas.
Namun, mereka akhirnya melanjutkan laga dan meraih kemenangan.
Meski demikian, Mbappé menekankan bahwa hasil pertandingan tidak sepenting isu yang terjadi malam itu.
Ia meminta UEFA mengambil tindakan tegas, seraya menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi rasisme di sepak bola Eropa.-***

















