TERASJABAR.ID – Pemerintah memastikan akan memasok beras hasil petani dalam negeri untuk kebutuhan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia, sekaligus meningkatkan layanan haji pada tahun 2026.
Adapun penugasan penyediaan Beras Haji Nusantara telah disepakati diberikan kepada Perum Bulog.
Dilansir siaran pers Badan Pangan Nasional (Bapanas), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan ekspor dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Perum Bulog yang melimpah harus pula dapat memenuhi konsumsi rakyat Indonesia yang sedang berhaji.
Preferensi konsumsi beras pun, menurut dia, lebih cocok dengan beras asal negeri sendiri.
“Pertama kami menyetujui tadi permintaan dari Bulog, agar seiring sejalan program pemerintah, jemaah haji itu sekaligus dengan logistik makannya. Hari ini kita menyepakati berasnya dari kita. Jadi jamaah haji besok 200 ribu lebih orang, berasnya harus dari kita,” katanya usai Rakortas di Jakarta, kemarin.
“Ini karena insya Allah tahun ini Bulog akan lebih dari 4 juta stoknya. Jadi kita akan bekerja keras, berusaha agar jemaah haji kita berasnya dari Indonesia. Kita dukung prosesnya. Jemaah lebih suka beras kita, kan pulen. Jadi kita tadi semua mendukung penuh dan memutuskan agar beras itu dari kita, ekspor ke Arab Saudi,” ujarnya.
Terkait hasil Rakortas, Bapanas akan segera menindaklanjuti dengan penyiapan penugasan kepada Perum Bulog.
Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy memastikan proses ekspor untuk Beras Haji Nusantara dapat berjalan sesuai yang direncanakan.
“Kaitan dengan ekspor beras haji nanti, setelah ada risalah dari rapat pada hari ini, maka Badan Pangan Nasional akan menyiapkan surat penugasan kepada Bulog untuk melakukan ekspor beras haji tersebut,” kata Sarwo.
















