TERASJABAR.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar 41,05 miliar dolar AS selama tahun 2025.
Surplus tersebut, dengan rincian total nilai ekspor sebesar 282,91 miliar dolar AS dan nilai impor sebesar 241,86 miliar dolar AS.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan bahwa ekspor produk nasional selama 2025 naik 6,15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sedangkan impor naik 2,83 persen yoy.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 2 Februari 2026, ia menyebutkan andil utama total nilai ekspor disumbang oleh industri pengolahan yang mencapai 227,1 miliar dolar AS.
Adapun kontributor utama impor Indonesia didominasi oleh bahan baku/penolong mencapai 169,3 miliar dolar AS.
Sementara untuk surplus pada tahun 2025 mencapai 31,33 miliar dolar AS, keuntungan dagang nasional tahun 2025 naik 9,72 miliar dolar AS.***
















