TERASJABAR.ID – Jerawat pasir merupakan jenis jerawat berukuran sangat kecil yang biasanya muncul bergerombol di area wajah.
Kondisi ini penting untuk ditangani dengan tepat agar tidak semakin parah dan mengganggu rasa percaya diri.
Jerawat pasir umumnya berasal dari komedo tertutup atau whitehead dan sekilas dapat menyerupai biang keringat.
Kemunculannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti produksi minyak berlebih, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, perubahan hormon saat pubertas, menstruasi, kehamilan, hingga penggunaan produk perawatan kulit yang kurang sesuai.
Pada dasarnya, jerawat pasir cukup mudah diatasi. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain mencuci wajah dengan pembersih bebas alkohol, menggunakan obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida, tea tree oil, niacinamide, atau sulfur, serta menghindari kebiasaan menyentuh dan memencet jerawat.
Jika perawatan rumahan belum memberikan hasil yang optimal, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan.
Dokter dapat meresepkan obat tertentu, seperti retinoid yang berfungsi mencegah penyumbatan pori-pori, asam salisilat untuk mengurangi bakteri dan minyak berlebih, atau antibiotik bila terdapat infeksi bakteri.
Pada kasus yang lebih berat, tindakan medis seperti suntik jerawat, terapi laser, atau chemical peeling juga dapat menjadi pilihan.
Selain pengobatan, pencegahan juga berperan penting.
Membersihkan wajah secara rutin, menggunakan tabir surya, memilih kosmetik nonkomedogenik, menjaga kebersihan alat makeup, serta menghindari eksfoliasi berlebihan dapat membantu mencegah munculnya jerawat pasir.
Tingkat keparahan jerawat menentukan jenis penanganan yang dibutuhkan, sehingga evaluasi yang tepat sangat diperlukan.-***











