terasjabar.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 15 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengenal Ripley Syndrome, Gangguan Kepribadian yang Dipenuhi Kebohongan

Eka Purwanto by Eka Purwanto
26 Jan 2026 07:14
in Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengenal Ripley Syndrome, Gangguan Kepribadian yang Dipenuhi Kebohongan

Ripley Syndrome. (Kolase)

TERASJABAR.ID – Ripley syndrome mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang.

Istilah ini merujuk pada kumpulan gejala yang kerap dikaitkan dengan individu berkepribadian antisosial yang juga mengalami gangguan identitas disosiatif.

Nama sindrom ini terinspirasi dari tokoh fiksi dalam novel The Talented Mr. Ripley karya Patricia Highsmith yang terbit pada 1955.

ADVERTISEMENT

Dalam cerita tersebut, tokohnya digambarkan hidup dengan identitas palsu, gemar berbohong, serta bersikap manipulatif demi kepentingan pribadi.

Pada kondisi Ripley syndrome, penderitanya cenderung menjalani kehidupan yang dibangun di atas kebohongan dan manipulasi.

Mereka umumnya tidak merasakan rasa bersalah atas tindakan yang dilakukan.

Secara umum, sindrom ini dikaitkan dengan kepribadian antisosial yang memiliki ciri khas seperti sering berbohong atau menipu, bersikap manipulatif, merasa superior, melanggar aturan, hingga melakukan tindakan kriminal dan impulsif.

Selain itu, penderita biasanya kurang empati, sulit menghargai orang lain, serta memiliki hubungan sosial yang buruk dan berpotensi menyakiti orang terdekat.

Ketika disertai gangguan disosiatif, penderita dapat menyangkal realitas dan tenggelam dalam kebohongan yang diciptakannya sendiri, bahkan sampai kehilangan jati diri.

RELATED POSTS

Narsis Berlebihan Bisa Jadi Gangguan Kepribadian

Meski demikian, mereka sering kali memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu meyakinkan orang lain atas identitas palsu yang dibangun.

Hingga kini, penelitian mengenai Ripley syndrome masih terbatas.

Namun, kondisi ini diduga dipicu oleh berbagai faktor, seperti trauma masa lalu, kurangnya kasih sayang, citra diri yang buruk, tuntutan hidup yang berat, serta riwayat keluarga dengan gangguan kepribadian.

Tanpa penanganan, kondisi ini dapat berkembang menjadi masalah mental lain seperti kecemasan, depresi, delusi, atau gangguan ingatan.

Penanganan umumnya melibatkan psikoterapi, obat-obatan tertentu, serta dukungan keluarga melalui konseling.-***

Tags: Gangguan KepribadianKebohonganRipley Syndrome
ShareTweetSend

Related Posts

Narsis Berlebihan Bisa Jadi Gangguan Kepribadian
Lifestyle

Narsis Berlebihan Bisa Jadi Gangguan Kepribadian

30 Jan 2026 07:33
Next Post
Formula 20/20/20, Rutinitas Pagi untuk Hidup Lebih Produktif

Formula 20/20/20, Rutinitas Pagi untuk Hidup Lebih Produktif

Jerawat Pasir Bikin Tak Percaya Diri? Begini Cara Mengatasinya

Jerawat Pasir Bikin Tak Percaya Diri? Begini Cara Mengatasinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS:  Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS: Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

0
Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

0
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

0
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

0
Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS:  Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

Tanggulangi Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk, Kang DS: Segera Normalisasi Sungai Cisunggalah Secara Manual

15 Mar 2026 22:21
Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

Tragis, Seorang Pemotor Tewas Tergilas Trailer di Jalan Bandung-Garut

15 Mar 2026 22:16
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiat Santuni Anak Yatim dan Jompo, Tawarkan Program Bapak Asuh

15 Mar 2026 22:09
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.