TERASJABAR.ID – Setelah tiga tahun menjadi bandara keberangkatan (embarkasi) jemaah calon haji, seyogianya manajemen Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, bisa terus meningkatkan pelayanan. Hal itu dikemukakan Ketua Komisi V DPRD Jabar, H. Yomanius Untung, S.Pd., M.M., Rabu (7/1/2026). Sebelumnya, anggota Komisi V melakukan kunjungan kerja ke Bandara Kertajati dan Asrama Haji di Indramayu.
“Secara fisik Bandara Kertajati amat siap untuk jadi embarkasi, karena bandara ini dibuat dengan standar internasional. Jadi pesawat berbadan lebar dengan runaway sepanjang 3000 meter dan lebar 60 meter bisa dilalui pesawat besar. Yang perlu diperhatikan adalah layanan bagi jemaah agar proses pelaksanaan ibadah haji sejak awal bisa berjalan mulus dan lancar,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, karena jumlah kloter uang berangkat dari Kertajati meningkat signifikan dibanding tahun lalu. “Embarkasi Kertajati tahun 2026 akan melayani sekitar 29.643 jamaah haji asal Jawa Barat yang terbagi dalam 40 kloter. Sementara tahun lalu Kertajati hanya memberangkatkan 28 kloter,” jelas H. Untung yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini.
Seluruh jamaah tersebut direncanakan akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati dengan Asrama Haji Indramayu sebagai titik transit utama. “Kesiapan ini harus betul-betul matang supaya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar, mengingat jumlah jamaah cukup besar,” tandas legislator dari dapil Sumedang-Majalengka-Subang ini.
Menurut Untung, keberangkatan haji dari Kertajati akan dilayani oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines. Dengan dukungan maskapai berpengalaman, saya berharap pelayanan terhadap jamaah dapat berjalan optimal. Semoga ini bisa memberikan kepuasan layanan terhadap jamaah haji yang diberangkatkan dari Kertajati,” katanya.*


















