TERASJABAR.ID – Gian Piero Gasperini menegaskan bahwa dirinya tidak merasa kecewa meski AS Roma harus tersingkir dari Coppa Italia setelah kalah 2-3 dari Torino pada laga yang digelar Selasa malam.
“Saya tidak kecewa” ungkap Gasperini singkat, seperti ditulis Football Italia pada Selasa malam 13 Januari 2026.
Pelatih Giallorossi itu juga menilai kiper Mile Svilar tidak layak disalahkan atas gol-gol yang bersarang di gawang timnya, serta memberikan pujian khusus kepada Antonio Arena yang baru berusia 16 tahun.
Roma harus angkat kaki dari Coppa Italia usai dua gol Che Adams dan gol penentu Emirhan Ilkhan di menit akhir mengungguli gol Mario Hermoso serta gol debut Arena di level senior.
Dalam konferensi pers seusai laga, Gasperini ditanya soal kebutuhan penyerang tambahan pada Januari.
Ia mengakui bahwa bursa tengah musim bukan waktu ideal untuk transfer besar, seraya menegaskan bahwa timnya tampil baik sepanjang pertandingan.
Gasperini menyebut hasil tersebut memang disayangkan, tetapi ia tetap memberi apresiasi kepada Torino.
Menjelang pertemuan berikutnya di Serie A versus lawan yang sama, ia menilai laga nanti akan menghadirkan cerita berbeda.
Soal kebobolan, Gasperini mengakui ada penyesalan karena gol-gol itu sejatinya bisa dihindari, namun ia menolak menyalahkan individu mana pun, termasuk Svilar.
Ia justru menyoroti momen positif lewat gol Arena.
Menurutnya, Arena memiliki kekuatan fisik, mental berani, dan daya tahan luar biasa untuk pemain seusianya, meski masih perlu berkembang.
Gasperini menutup dengan menegaskan kepuasannya terhadap performa tim, memuji kontribusi Leon Bailey yang tampil di lini depan setelah lama cedera, serta menekankan bahwa kini fokus Roma sepenuhnya tertuju ke kompetisi liga.-***

















