TERASJABAR.ID – Kaligata pada anak kerap membuat orang tua cemas karena munculnya bentol di kulit secara mendadak yang disertai rasa gatal.
Meski tampak mengganggu, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat mereda lebih cepat jika ditangani dengan cara yang tepat. Penanganan yang baik juga membantu mengurangi risiko kaligata muncul kembali.
Kaligata atau urtikaria merupakan reaksi pada kulit yang ditandai dengan bentol berwarna merah atau pucat, terasa gatal, dan dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh.
Pada anak, kondisi ini cukup sering terjadi dan biasanya bersifat sementara.
Penyebabnya beragam, mulai dari reaksi alergi, infeksi, gigitan serangga, hingga paparan makanan, obat-obatan, atau perubahan suhu.
Gejala kaligata pada anak biasanya muncul tiba-tiba.
Bentol dapat bertambah banyak, berpindah tempat, dan disertai rasa gatal yang cukup intens.
Kulit juga bisa tampak kemerahan, bahkan pada beberapa kasus muncul pembengkakan ringan di area wajah, bibir, kelopak mata, atau tangan yang dikenal sebagai angioedema.
Rasa gatal sering membuat anak rewel, sulit tidur, dan kurang nyaman beraktivitas.
Sebagian besar kasus kaligata dapat ditangani di rumah.
Orang tua dapat mengompres area gatal dengan air dingin, menghindari pemicu yang dicurigai, serta memakaikan pakaian longgar dan lembut.
Kuku anak sebaiknya dipotong pendek untuk mencegah iritasi akibat garukan.
Pastikan anak cukup minum dan, bila perlu, berikan obat antihistamin sesuai anjuran dokter.
Apabila keluhan tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.-***















