TERASJABAR.ID – Cefixime merupakan antibiotik dari golongan sefalosporin yang kerap diresepkan dokter untuk anak-anak guna mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti demam tifoid, pneumonia, infeksi saluran kemih, maupun infeksi telinga.
Meski demikian, dosis cefixime untuk anak tidak bisa disamakan pada setiap kasus karena harus disesuaikan dengan usia, berat badan, jenis infeksi, serta tingkat keparahannya.
Pada anak berusia 6 bulan hingga 12 tahun dengan berat badan di bawah 40 kg, dosis cefixime umumnya berkisar antara 8–12 mg per kilogram berat badan per hari.
Pemberiannya dapat dilakukan satu kali atau dibagi menjadi dua kali sehari sesuai anjuran dokter.
Sementara itu, anak berusia di atas 12 tahun atau dengan berat badan 40 kg ke atas biasanya mendapatkan dosis setara dewasa, yakni 400 mg per hari, yang dapat diminum sekaligus atau dibagi dua.
Sebelum memberikan cefixime, orang tua dianjurkan berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti resep secara ketat.
Dosis dapat berbeda tergantung jenis infeksi atau kondisi khusus, seperti gangguan ginjal dan riwayat alergi obat.
Selama pengobatan, pastikan obat diminum sesuai jadwal, sebaiknya setelah makan, serta perhatikan kemungkinan efek samping seperti diare, mual, atau ruam.
Jika muncul reaksi alergi berat, segera cari pertolongan medis agar keamanan dan efektivitas terapi tetap terjaga.-***

















