terasjabar.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 21 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

KPK, Baladhika Adhyaksa dan PBHI Dukung Kejati Jabar untuk Segera Ungkap Kasus Dugaan Korupsi PJU di Jabar

Tiah SM by Tiah SM
9 Jan 2026 18:02
in News, Berita Utama
Reading Time: 3 mins read
A A
0
KPK, Baladhika Adhyaksa dan PBHI Dukung Kejati Jabar  untuk Segera Ungkap Kasus Dugaan Korupsi PJU di Jabar

Mantan Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK, Yudi Purnomo

TERAS JABAR – Mantan Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK, Yudi Purnomo mendukung Kejati Jawa Barat untuk terus meningkatkan akselarasi penanganan kasus dugaan markup proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum di lingkup Dishub provinsi Jawa Barat.

“Ya, menurut saya memang harus cepat ditangani dan dibawa ke pengadilan, jadi jangan terlalu lama sehingga kemudian terbuka berapa kerugian negara dan siapa saja pelakunya, “kata Yudi.

Jadi, lanjut Yudi yang diminta pendapatnya pada Rabu (07/01/2026) usai menghadiri Diskusi Publik bertema penanganan korupsi yang di selenggarakan oleh Jaringan Jurnalis Jakarta di kawasan Cikini Jakarta Pusat bahwa pemberantasan korupsi harus diutamakan dibandingkan dengan yang lain. Begitu juga kasus PJU di Jabar yang konon mencatut nama Gubernur, karena sangat memungkinkan orang yang disebut mencatut nama gubernur itu bisa saja orang dekat dengan Dedi Mulyadi. “Makanya berani membawa nama gubernur, “ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Baladhika Adhyaksa Yunan, mengatakan bahwa dalam menangani kasus dugaan korupsi, aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan hal ini berlaku untuk setiap kasus kecil maupun kasus besar yang menjadi perhatian masyarakat.

“Harusnya kalau kasus-kasus yang menyita perhatian masyarakat harus dipercepat prosesnya gitu, ” ungkap Yunan

Saat diminta pandangannya terkait dugaan adanya pencatatan nama pejabat seperti gubernur, kepala daerah maupun pejabat, Ketua Umum Baladhika Adhyaksa yang telah lama berkecimpung dalam aktivitas anti korupsi, menilai bahwa dalam kasus korupsi memang seringkali terjadi pencatutan nama orang-orang penting sehingga percepatan penanganan suatu perkara menjadi sangat penting.

“Iya, kalau yang saya tahu di lapangan memang banyak yang mencatut, mengatasnamakan tapi apakah benar tidaknya terlibat belum tentu juga, karena memang banyak yang memanfaatkan nama beliau-beliau, ” kata Yunan

RELATED POSTS

Program E-Learning ASN Berintegritas Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Antikorupsi

KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas

Konsultasi ke KPK, Mensos: Sekolah Rakyat Jangan Sampai Dikotori Korupsi

Pembongkaran Teras Cihampelas Tunggu Izin KPK

DPR Kritik Langkah KPK yang Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

Oleh karena itu kata Yunan pihak Kejaksaan harus gercep (gerak cepat) sehingga bisa cepat terbuka kasusnya.

“Harapan saya Kejaksaan itu harus cepat menangani dan mungkin kita juga akan push pak Kajati Jabarnya supaya penanganannya nanti benar-benar cepat dan apalagi karena sudah menjadi perhatian publik” ujarnya.

Sedangkan Ketua PBHI, Julius Ilbrani menyarankan agar dalam menangani perkara apapun apalagi perkara-perkara yang telah mendapat perhatian masyarakat, seluruh aparat penegak hukum harus bertindak cepat sehingga tidak menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat.

Dalam kasus PJU di Jabar disarankan Kejaksaan harus bertindak cepat. “Pihak kejaksaan harus progres penanganan laporan soal PJU itu sudah sejauh mana, “katanya.

Julius juga berharap kejati Jabar menjelaskan dampak sistemik dari setiap kasus yang ditangani “Selama ini kita udah ngelihat lah soal angkanya, kemudian soal pejabatnya, siapa, kita sudah lihat, nah yang harus diperkuat belakangan ini adalah upaya penuntasannya juga, biar masyarakat sadar, biar pejabat yang lain juga punya awareness, dampaknya apa sih dari keseluruhan korupsi-korupsi ini apakah cuma angka doang atau enggak nah ini yang kita harapkan termasuk kecepatan penanganan itu juga jadi konsern, ” ujar Julius

Lebih lanjut Ketua PBHI juga meminta agar penanganan setiap perkara, tidak hanya ramai dan gencar diawal namun senyap didalam proses peradilan hingga putusan akhir perkara.

“Kalau di awal kita kenceng teng, tapi tiba-tiba kok sidangnya lama amat, ini keburu pada kabur, keburu pada mangkir semuanya keburu pada proses pemeriksaan persidangan dia nggak bisa dihadirkan sehingga apa sehingga menjadi kabur, “imbuhnya

Terkait dugaan adanya pencatutan nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Julius menekankan pentingnya akselarasi dalam penuntasan kasus tersebut sehingga publik tidak lagi berpolemik dengan asumsi yang liar tanpa terkendali.

“Tadi saya bicara soal kecepatan, ini juga menyangkut ketepatan karena kalau durasinya terlalu lama, satu selain tadi mungkin bukti-bukti bisa hilang saksi-saksi bisa kabur bisa mangkir dan segala macam, yang kedua adalah asumsi-asumsi publik ini akan liar ke mana-mana dan ini ada nilai sendirinya ada nilai segini segala macam dan ujung-ujungnya apa, nanti fokus kebijaksanaan itu jadi buyar, ” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kasus dugaan penyelewengan dan dugaan penggelembungan harga dalam proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi temuan LSM APAK kemudian dilaporkan ke Kejati Jabar. ***

Tags: Baladhika AdhyaksaDukung KejatiKPKPBHI
ShareTweetSend

Related Posts

Program E-Learning ASN Berintegritas Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Antikorupsi
News

Program E-Learning ASN Berintegritas Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Antikorupsi

20 Jun 2026 20:15
KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas
News

KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas

18 Jun 2026 09:07
Konsultasi ke KPK, Mensos: Sekolah Rakyat Jangan Sampai Dikotori Korupsi
News

Konsultasi ke KPK, Mensos: Sekolah Rakyat Jangan Sampai Dikotori Korupsi

9 Mei 2026 15:28
Pembongkaran Teras Cihampelas Tunggu Izin KPK
Berita Utama

Pembongkaran Teras Cihampelas Tunggu Izin KPK

8 Apr 2026 15:41
DPR Kritik Langkah KPK yang Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah
News

DPR Kritik Langkah KPK yang Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

25 Mar 2026 13:17
Yuddy Renaldi Menanti Asa dari Yang Maha Kuasa
Berita Utama

Yuddy Renaldi Menanti Asa dari Yang Maha Kuasa

13 Mar 2026 11:20
Next Post
Kang Aher Dukung Anggaran Rp59,25 Triliun untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

Kang Aher Dukung Anggaran Rp59,25 Triliun untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

Polisi Bekuk Pelaku Tindak Penganiayaan Menggunakan Gergaji

Polisi Bekuk Pelaku Tindak Penganiayaan Menggunakan Gergaji

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan

0
Gara-gara Tersinggung Ikut Dimarahi, RH Bunuh Bapak Tirinya

Gara-gara Tersinggung Ikut Dimarahi, RH Bunuh Bapak Tirinya

0
Duuhhhh… Kepergok Saat Curi Motor di Cibiru, Pasangan Suami Istri Babak Belur Dihakimi Massa

Duuhhhh… Kepergok Saat Curi Motor di Cibiru, Pasangan Suami Istri Babak Belur Dihakimi Massa

0
Kicau Mania Kapolres Cup, 14 Kelas Adu Gacor Bikin Peserta di Priangan Bergemuruh

Kicau Mania Kapolres Cup, 14 Kelas Adu Gacor Bikin Peserta di Priangan Bergemuruh

0
Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan

21 Jun 2026 19:07
Gara-gara Tersinggung Ikut Dimarahi, RH Bunuh Bapak Tirinya

Gara-gara Tersinggung Ikut Dimarahi, RH Bunuh Bapak Tirinya

21 Jun 2026 19:07
Inter Milan Bidik Evan Ndicka untuk Gantikan De Vrij

Inter Milan Bidik Evan Ndicka untuk Gantikan De Vrij

21 Jun 2026 18:31
Duuhhhh… Kepergok Saat Curi Motor di Cibiru, Pasangan Suami Istri Babak Belur Dihakimi Massa

Duuhhhh… Kepergok Saat Curi Motor di Cibiru, Pasangan Suami Istri Babak Belur Dihakimi Massa

21 Jun 2026 18:27

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.