terasjabar.id
Jumat, 13 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Herman by Herman
6 Jan 2026 04:57
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 8 mins read
A A
0
Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Oleh HMU Kurniadi (Forum Wartawan Kebangsaan)

Konsep negara dalam sejarah manusia tidak pernah lahir dari ruang hampa. Banyak negara modern berakar dari struktur kekuasaan keluarga atau kelompok elite yang memiliki otoritas ekonomi, militer, dan simbolik. Dari monarki absolut, kerajaan feodal, hingga dinasti politik, negara awalnya merupakan perpanjangan dari kehendak keluarga atau kelompok superior yang menguasai wilayah, manusia, dan sumber daya.

Seiring waktu, negara-negara tersebut mengalami proses modernisasi dengan mengadopsi prinsip demokrasi, konstitusionalisme, dan kedaulatan rakyat. Namun, modernisasi politik tersebut tidak serta-merta menghapus potensi konflik dan perang. Justru, selama konsep negara tetap eksis, potensi konflik struktural antarnegara akan terus ada.

Negara sebagai Produk Kekuasaan Elite

Dalam perspektif klasik, Max Weber mendefinisikan negara sebagai entitas yang memiliki monopoli penggunaan kekerasan yang sah dalam suatu wilayah tertentu. Definisi ini menegaskan bahwa sejak awal, negara dibangun di atas kemampuan memaksa. Pada fase awal pembentukannya, negara kerap dikendalikan oleh keluarga berkuasa atau elite dominan yang melegitimasi kekuasaan melalui darah, agama, atau tradisi. Konsep ini terlihat jelas pada monarki Eropa, kekaisaran Asia, hingga kerajaan-kerajaan Nusantara.

Teori elitisme politik (Vilfredo Pareto dan Gaetano Mosca) menegaskan bahwa dalam setiap sistem politik, termasuk demokrasi, kekuasaan riil tetap berada di tangan minoritas elite. Demokrasi modern hanya mengubah cara sirkulasi elite, bukan menghapus dominasi mereka. Dengan kata lain, negara tetap menjadi alat kekuasaan kelompok dominan, meskipun dibungkus oleh mekanisme pemilihan umum dan partisipasi rakyat.

ADVERTISEMENT

Modernisasi Demokrasi dan Ilusi Kesetaraan

RELATED POSTS

Bangun Ekosistem Olahraga Terpadu, Pemerintah Siapkan Lompatan Prestasi dan Jaminan Kesejahteraan Atlet

53 Kelompok Komoditas Pertanian Indonesia Bebas Tarif ke AS

Indonesia Dorong AI Berdampak Sosial di Ajang India AI Impact Summit 2026

Komisi IX DPR Soroti Pencegahan Virus Nipah di Indonesia

Indonesia dan Jepang Perkuat Akses Magang, Prefektur Kagawa Siap Terima Lebih Banyak Pemagang Indonesia

Modernisasi negara ditandai oleh adopsi demokrasi, hukum tertulis, dan prinsip kesetaraan warga negara. Teori kontrak sosial dari Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean-Jacques Rousseau menjelaskan bahwa negara modern dibentuk untuk mencegah kekacauan dan menjamin keamanan bersama. Namun, Hobbes secara tegas menyatakan bahwa tanpa kekuasaan yang kuat, kehidupan manusia akan berada dalam kondisi bellum omnium contra omnes (perang semua melawan semua).

Paradoksnya, demokrasi di tingkat domestik tidak selalu berbanding lurus dengan perdamaian di tingkat internasional. Negara demokratis tetap bersaing, berkonflik, dan berperang dengan negara lain demi mempertahankan kepentingan nasionalnya. Hal ini menegaskan bahwa demokrasi hanya mengatur relasi internal warga negara, bukan menghapus logika konflik antarnegara.

Page 1 of 5
12...5Next
Tags: Amerika SerikatindonesiaVenezuela
ShareTweetSend

Related Posts

Bangun Ekosistem Olahraga Terpadu, Pemerintah Siapkan Lompatan Prestasi dan Jaminan Kesejahteraan Atlet
News

Bangun Ekosistem Olahraga Terpadu, Pemerintah Siapkan Lompatan Prestasi dan Jaminan Kesejahteraan Atlet

23 Feb 2026 14:35
53 Kelompok Komoditas Pertanian Indonesia Bebas Tarif ke AS
Ekonomi

53 Kelompok Komoditas Pertanian Indonesia Bebas Tarif ke AS

21 Feb 2026 13:52
Indonesia Dorong AI Berdampak Sosial di Ajang India AI Impact Summit 2026
News

Indonesia Dorong AI Berdampak Sosial di Ajang India AI Impact Summit 2026

21 Feb 2026 13:03
Komisi IX DPR Soroti Pencegahan Virus Nipah di Indonesia
News

Komisi IX DPR Soroti Pencegahan Virus Nipah di Indonesia

5 Feb 2026 14:50
Indonesia dan Jepang Perkuat Akses Magang, Prefektur Kagawa Siap Terima Lebih Banyak Pemagang Indonesia
Ekonomi

Indonesia dan Jepang Perkuat Akses Magang, Prefektur Kagawa Siap Terima Lebih Banyak Pemagang Indonesia

27 Jan 2026 10:43
Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, DPR Tekankan Sikap Aktif-Kritis
News

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, DPR Tekankan Sikap Aktif-Kritis

24 Jan 2026 11:29
Next Post
Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Wakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras, Polisi Kejar Pelaku

Wakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras, Polisi Kejar Pelaku

0
Besok, Anindya Bakrie Diharapkan Hadiri Sidang Gugatan Kadin Jabar

Lagi, Sidang Mediasi Gugatan Kadin Jabar Ditunda 2 April 2026

0
Pemprov Jabar Mulai Cairkan Uang Kompensasi Bagi Sopir Angkot, Becak dan Andong, Ini Pesan KDM

Pemprov Jabar Mulai Cairkan Uang Kompensasi Bagi Sopir Angkot, Becak dan Andong, Ini Pesan KDM

0
H-8 Idulfitri : Nagreg, By Pass Cicalengka dan Jalan Raya Bandung-Garut Masih Gelap Gulita

H-8 Idulfitri : Nagreg, By Pass Cicalengka dan Jalan Raya Bandung-Garut Masih Gelap Gulita

0
Wakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras, Polisi Kejar Pelaku

Wakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras, Polisi Kejar Pelaku

13 Mar 2026 16:22
Besok, Anindya Bakrie Diharapkan Hadiri Sidang Gugatan Kadin Jabar

Lagi, Sidang Mediasi Gugatan Kadin Jabar Ditunda 2 April 2026

13 Mar 2026 16:05
H-8 Idulfitri : Nagreg, By Pass Cicalengka dan Jalan Raya Bandung-Garut Masih Gelap Gulita

H-8 Idulfitri : Nagreg, By Pass Cicalengka dan Jalan Raya Bandung-Garut Masih Gelap Gulita

13 Mar 2026 15:53
Pemprov Jabar Mulai Cairkan Uang Kompensasi Bagi Sopir Angkot, Becak dan Andong, Ini Pesan KDM

Pemprov Jabar Mulai Cairkan Uang Kompensasi Bagi Sopir Angkot, Becak dan Andong, Ini Pesan KDM

13 Mar 2026 15:52
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.