terasjabar.id
Senin, 30 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Kaleidoskop 2025: Pemimpin Pengecut vs Pemimpin Empatik di Tengah Musibah

Eka Purwanto by Eka Purwanto
30 Des 2025 05:03
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kaleidoskop 2025: Pemimpin Pengecut vs Pemimpin Empatik di Tengah Musibah

Bencana di Aceh. (Kolase)

TERASJABAR.ID – Tahun 2025 menjadi momen ujian bagi pemimpin di tengah bencana. Musibah yang melanda Sumatra tak sekadar memperlihatkan kehancuran lingkungan akibat eksploitasi puluhan tahun.

Lebih dari itu, musibah ini menjadi cermin karakter pemimpin di tengah krisis.

Di satu sisi, terlihat pemimpin yang tulus bekerja, rela berjuang bersama rakyat menghadapi dingin dan lapar.

Di sisi lain, muncul wajah pemimpin yang pengecut, egois, dan lemah, yang memilih menghindar dari tanggung jawab atau cepat menyelamatkan diri sendiri.

Kasus Bupati Aceh Selatan 2025-2030, Mirwan MS, menjadi sorotan publik.

Saat rakyatnya kehilangan harta, rumah, bahkan sanak keluarga, ia justru melakukan perjalanan umrah bersama keluarga tanpa izin Menteri Dalam Negeri.

ADVERTISEMENT

Berangkat umrah memang ibadah suci, namun saat bencana melanda, kepala daerah seharusnya menunda perjalanan.

RELATED POSTS

Rumah 2 Lantai Ambruk Nyaris Rata dengan Tanah

Tradisi Pareresan Agar Terhindar Dari Musim Paceklik dan Musibah

Kehadiran dan aksi nyata dalam menangani krisis adalah wujud empati dan amanah jabatan yang bernilai ibadah.

Ketidakhadiran Mirwan menimbulkan reaksi keras, termasuk dari Presiden Prabowo Subianto, yang meminta Mendagri Tito Karnavian menindak kepala daerah yang mengabaikan tanggung jawab saat bencana.

Secara hukum, langkah Mirwan melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang dapat berujung pada sanksi pemberhentian sementara hingga tiga bulan.

Hal ini juga bertentangan dengan Permendagri Nomor 59 Tahun 2019, yang melarang izin perjalanan kepala daerah saat wilayahnya dilanda bencana.

Kasus ini menghadirkan pelajaran penting. Antara lain; kepemimpinan sejati diuji dalam krisis.

Integritas, akuntabilitas, dan empati bukan sekadar slogan, melainkan kewajiban nyata seorang pemimpin.

Bencana menyingkap siapa yang benar-benar hadir untuk rakyat dan siapa yang memilih menyelamatkan diri sendiri, menjadi cermin karakter yang sulit ditutup, sekaligus pengingat bahwa amanah jabatan adalah tanggung jawab moral dan spiritual.-***

Tags: MusibahPemimpin EmpatikPemimpin Pengecut
ShareTweetSend

Related Posts

Rumah 2 Lantai Ambruk Nyaris Rata dengan Tanah
Daerah

Rumah 2 Lantai Ambruk Nyaris Rata dengan Tanah

12 Nov 2025 05:43
Tradisi Pareresan Agar Terhindar Dari Musim Paceklik dan Musibah
Daerah

Tradisi Pareresan Agar Terhindar Dari Musim Paceklik dan Musibah

2 Jul 2025 06:15
Next Post
Barcelona Siapkan Pelepasan Ter Stegen untuk Persiapkan Pemain Baru

Kiper Barcelona, Ter Stegen, Siap Hadapi Bursa Transfer Januari

Essay Akhir Tahun 2025: “BILA PERAMPOK DAN PENJILAT BERSATU”

Essay Akhir Tahun 2025: "BILA PERAMPOK DAN PENJILAT BERSATU"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

24 Mar 2026 16:43
Pasutri yang Tewas Terseset Banjir di Cianjur Bersama Motornya Ternyata Warga Cinunuk

Pasutri yang Tewas Terseset Banjir di Cianjur Bersama Motornya Ternyata Warga Cinunuk

30 Mar 2026 12:58
PT Ultrajaya Milk Bandung Buka Loker 2 Posisi Sekaligus, Minat?

PT Ultrajaya Milk Bandung Buka Loker 2 Posisi Sekaligus, Minat?

27 Mar 2026 15:39
Buat Lulusan SMK, UniTAG Bandung Buka Loker Posisi Staff Gudang

Buat Lulusan SMK, UniTAG Bandung Buka Loker Posisi Staff Gudang

25 Mar 2026 13:49
De Zerbi Buka Peluang Latih Tottenham, Fans Spurs Tak Setuju

De Zerbi Buka Peluang Latih Tottenham, Fans Spurs Tak Setuju

0
Harga Bahan Pokok di Pekan Kedua Bulan Ramadan Turun

Sepekan Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Jabar Kembali Turun

0
Kabar Buruk untuk AS Roma, Wesley Harus Menepi Sebulan

Kabar Buruk untuk AS Roma, Wesley Harus Menepi Sebulan

0
Atasi Dampak Tambang Ilegal, Gubernur Jabar Pangkas Rantai Distribusi Material

Gubernur KDM Akui WFH di Pemprov Jabar Berjalan Efektif, Ini Alasannya

0
De Zerbi Buka Peluang Latih Tottenham, Fans Spurs Tak Setuju

De Zerbi Buka Peluang Latih Tottenham, Fans Spurs Tak Setuju

30 Mar 2026 20:02
Kabar Buruk untuk AS Roma, Wesley Harus Menepi Sebulan

Kabar Buruk untuk AS Roma, Wesley Harus Menepi Sebulan

30 Mar 2026 19:33
Harga Bahan Pokok di Pekan Kedua Bulan Ramadan Turun

Sepekan Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Jabar Kembali Turun

30 Mar 2026 19:11
Kabar Duka! Romelu Lukaku Kehilangan Ayah Tercinta, Roger Lukaku Wafat di Usia 58 Tahun

Romelu Lukaku Akui Belum 100 Persen Pulih, Absen Latihan di Napoli Karena Cedera

30 Mar 2026 19:01
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.