terasjabar.id
Rabu, 29 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Ikan Dewa Dikembangbiakan di Situs Kebon Balong Ki Buyut Sangkan

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
13 Des 2025 21:28
in Daerah
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ikan Dewa Dikembangbiakan di Situs Kebon Balong Ki Buyut Sangkan

Ikan Dewa Dikembangbiakan di Situs Kebon Balong Ki Buyut Sangkan

TERASJABAR.ID – Ikan Dewa terbilang ikan langka yang dikeramatkan penduduk. Keberadaannya masih tetap lestari. Bahkan di sejumlah daerah ikan dewa ini dikembangbiakan hingga ratusan ekor. Seperti diketahui berdasarkan hasil penelitian BPSDMKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bahwa ikan Dewa dikenal dengan nama ikan Kancra di Jawa Barat. Sedangkan di Jawa Tengah, ikan ini dikenal sebagai ikan Tombro dan di Sumatera dikenal sebagai ikan Semah.

ADVERTISEMENT

Dalam upaya melestarikan Ikan Dewa, pemerintah daerah Kabupaten Kuningan melakukan penebaran 150 benih “ikan dewa” di kawasan Situs Kebon Balong Ki Buyut Sangkan, Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan, Jumat (11/12/2025).

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, disela penebaran ikan menegaskan, penebaran ikan dewa merupakan upaya nyata menjaga kemurnian sumber mata air serta keseimbangan ekosistem.

“Ini adalah manifestasi hubungan manusia dengan Sang Pencipta melalui pemeliharaan alam. Kami ingin menegaskan bahwa pelestarian ikan dewa di sini murni untuk tujuan ekologis, bukan karena mitos. Kita ingin generasi muda melihat langsung bagaimana alam harus dirawat,” ujar Dian.

Kepala Desa Sangkanurip mengapresiasi sinergi antara pemerintah desa, pengelola wisata Sangkanurip Alami, dan Pemkab Kuningan. Ia menyebut kawasan Kebon Balong memiliki debit air yang sangat melimpah, sehingga ideal sebagai habitat alami ikan dewa.

RELATED POSTS

Kematian Ikan Dewa Terus Bertambah, Kini Hampir 800 Ekor Mati Massal

“Kami belajar dari banyaknya bencana di luar daerah akibat kerusakan alam. Karena itu, di sini kami sangat ketat menjaga kawasan konservasi air, bahkan tidak ada yang berani menebang pohon sembarangan,” kata Kades.

Benih ikan yang didatangkan khusus dari Pemalang, Jawa Tengah, itu diharapkan dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan baik, sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Tags: DikembangbiakkanIkan DewaKebon Balong
ShareTweetSend

Related Posts

Kematian Ikan Dewa Terus Bertambah, Kini Hampir 800 Ekor Mati Massal
Daerah

Kematian Ikan Dewa Terus Bertambah, Kini Hampir 800 Ekor Mati Massal

9 Feb 2026 16:00
Next Post
Presiden Real Sociedad Pertimbangkan Pemecatan Sergio Francisco Setelah Kekalahan dari Girona

Presiden Real Sociedad Pertimbangkan Pemecatan Sergio Francisco Setelah Kekalahan dari Girona

Dua Pengurus Kadin Kabupaten di Jabar Uji AD/ART Kadin di PN Jakarta Selatan, Sidang Perdana Senin 15 Desember 2025

Dua Pengurus Kadin Kabupaten di Jabar Uji AD/ART Kadin di PN Jakarta Selatan, Sidang Perdana Senin 15 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

26 Apr 2026 08:00
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

26 Apr 2026 11:17
BUAT TAMATAN SMA SMK! KAI Services Buka Loker Resepsionis

BUAT TAMATAN SMA SMK! KAI Services Buka Loker Resepsionis

22 Apr 2026 17:37
Merawat Bandung, Menjaga Sejarah: Vandalisme Disebut Lukai Ingatan Kota

Merawat Bandung, Menjaga Sejarah: Vandalisme Disebut Lukai Ingatan Kota

0
Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Gejala Sakit Kepala pada Darah Rendah dan Tinggi

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Gejala Sakit Kepala pada Darah Rendah dan Tinggi

0
DPR Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Puan Maharani Minta Evaluasi Sistem Usai Tragedi Kereta di Stasiun Bekasi Timur

0
Hujan Gol di Paris, PSG Ungguli Bayern dalam Laga Bersejarah

Hujan Gol di Paris, PSG Ungguli Bayern dalam Laga Bersejarah

0
Merawat Bandung, Menjaga Sejarah: Vandalisme Disebut Lukai Ingatan Kota

Merawat Bandung, Menjaga Sejarah: Vandalisme Disebut Lukai Ingatan Kota

29 Apr 2026 08:25
Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Gejala Sakit Kepala pada Darah Rendah dan Tinggi

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Gejala Sakit Kepala pada Darah Rendah dan Tinggi

29 Apr 2026 08:03
DPR Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Puan Maharani Minta Evaluasi Sistem Usai Tragedi Kereta di Stasiun Bekasi Timur

29 Apr 2026 07:06
Hujan Gol di Paris, PSG Ungguli Bayern dalam Laga Bersejarah

Hujan Gol di Paris, PSG Ungguli Bayern dalam Laga Bersejarah

29 Apr 2026 06:52
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.