terasjabar.id
Kamis, 1 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 1 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Moratorium Perumahan Bersibsidi di Kuningan Resmi Dicabut, Namun Pengawasan Akan Diperketat

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
17 Nov 2025 05:31
in Berita Utama, Daerah
Reading Time: 1 mins read
A A
0
Moratorium Perumahan Bersibsidi di Kuningan Resmi Dicabut, Namun Pengawasan Akan Diperketat

Kepala Dinas PUTR Kuningan Ir. Putu Bagiasna

TERASJABAR.ID – Moratorium atau penghentian sementara pembangunan kawasan pemukiman dan perumahan bersubsidi di Kecamatan Cigugur dan Kecamatan Kuningan, resmi dihentikan oleh Pemkab Kuningan.

Kebijakan tersebut ditetapkan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, per tanggal 12 November 2025. Sebelumnya, moratorium diberlakukan sejak 2022 oleh bupati terdahulu, Acep Purnama, akibat masifnya pembangunan perumahan di kawasan lereng barat.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kuningan, Putu Bagiasna, Minggu (16/11), keputusan pencabutan moratorium diambil berdasarkan kebutuhan dasar masyarakat serta kebijakan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan tiga juta rumah.

“Kebutuhan rumah itu adalah kebutuhan dasar manusia. Terlebih ada surat edaran dari Kemendagri dan Kementerian Perumahan untuk mendukung pembangunan tiga juta rumah. Maka Bupati menilai moratorium di Cigugur dan Kuningan sudah perlu dicabut,” katanya

“Banyak investor yang sudah menyatakan minatnya. Bahkan beberapa telah mulai mengurus perizinan. Usulan pencabutan moratorium pun sudah kami ajukan sejak lama,” ujar Putu.

Setidaknya ada tiga dasar kuat yang melandasi keputusan tersebut. Pertama, backlog perumahan yang tinggi, atau masih banyak warga yang belum memiliki rumah. Kedua adanya surat bersama dari tiga kementerian yaitu Kemendagri, BPN, dan Kementerian Perumahan yang mendorong percepatan pembangunan rumah rakyat. Terakhir, iklim investasi dinilai semakin membaik dan perlu direspons positif oleh daerah.

RELATED POSTS

Desakan Moratorium Menguat! Program MBG Dinilai Bermasalah, BGN Bentuk Tim Investigasi

ADVERTISEMENT

Putu menambahkan, dalam pengendalian pembangunan, Pemkab akan menerapkan pola hunian berimbang 3-2-1, yakni proporsi pembangunan rumah subsidi, menengah, dan komersial. Pola ini sekaligus menjadi instrumen pengawasan agar pembangunan tidak menimbulkan dampak lingkungan.

“Kita harus menghindari risiko banjir dan limpahan air terutama di Cigugur yang kontur wilayahnya menurun ke arah kota. Maka siteplan, kajian TKPRD, hingga pola drainase harus benar-benar dikendalikan sejak awal,” tegas Putu.*

Tags: Cigugur KuninganMoratoriumPemukiman & Perumahan
ShareTweetSend

Related Posts

Desakan Moratorium Menguat! Program MBG Dinilai Bermasalah, BGN Bentuk Tim Investigasi
News

Desakan Moratorium Menguat! Program MBG Dinilai Bermasalah, BGN Bentuk Tim Investigasi

24 Sep 2025 14:46
Next Post
Dua Bintang Jerman yang Bermain di Newcastle Ungkap Beratnya Adaptasi di Liga Inggris

Striker Newcastle Nick Woltemade Tanggapi Sindiran Rummenigge soal Transfer €75 Juta

Soroti Kekhawatiran Orang Tua, Nina Tekankan Pentingnya Raperda “Pencegahan Penyimpangan Seksual”

Soroti Kekhawatiran Orang Tua, Nina Tekankan Pentingnya Raperda "Pencegahan Penyimpangan Seksual"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

31 Des 2025 05:37
Refleksi Akhir Tahun IKA UIN SGD Bandung: Merawat Agama, Pendidikan, dan Alam

Refleksi Akhir Tahun IKA UIN SGD Bandung: Merawat Agama, Pendidikan, dan Alam

26 Des 2025 06:36
Banjir Terjang Banjaran, Jembatan Sungai Citalutug Terancam Jebol

Banjir Terjang Banjaran, Jembatan Sungai Citalutug Terancam Jebol

26 Des 2025 21:26
Mengenal Sosok Dr. Ir. H. Amal Said, M.Si, Dosen UIM yang Dilaporkan ke Polisi karena Dituduh Ludahi Kasir Pasar Swalayan

Mengenal Sosok Dr. Ir. H. Amal Said, M.Si, Dosen UIM yang Dilaporkan ke Polisi karena Dituduh Ludahi Kasir Pasar Swalayan

28 Des 2025 02:30
Banjir dan Longsor Kembali Melanda Kuningan

Banjir dan Longsor Kembali Melanda Kuningan

0
Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

0
Seorang Dokter Diduga Aniaya Pengusaha Pakai Stik Besi pada Bagian Kepala Hingga Berdarah-darah

Anak Balita Saksikan Secara Langsung Saat Ayahnya Diduga Dianiaya Seorang Dokter

0
Deforestasi Akibat Konsesi Hutan dan Lahan di Indonedia Yang Diobral Tanpa Kontrol Selama Indonesia Merdeka 1945-2025

Deforestasi Akibat Konsesi Hutan dan Lahan di Indonedia Yang Diobral Tanpa Kontrol Selama Indonesia Merdeka 1945-2025

0
Banjir dan Longsor Kembali Melanda Kuningan

Banjir dan Longsor Kembali Melanda Kuningan

1 Jan 2026 13:24
Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

1 Jan 2026 12:12
Seorang Dokter Diduga Aniaya Pengusaha Pakai Stik Besi pada Bagian Kepala Hingga Berdarah-darah

Anak Balita Saksikan Secara Langsung Saat Ayahnya Diduga Dianiaya Seorang Dokter

1 Jan 2026 12:05
Deforestasi Akibat Konsesi Hutan dan Lahan di Indonedia Yang Diobral Tanpa Kontrol Selama Indonesia Merdeka 1945-2025

Deforestasi Akibat Konsesi Hutan dan Lahan di Indonedia Yang Diobral Tanpa Kontrol Selama Indonesia Merdeka 1945-2025

1 Jan 2026 05:08

Recent News

Banjir dan Longsor Kembali Melanda Kuningan

Banjir dan Longsor Kembali Melanda Kuningan

1 Jan 2026 13:24
Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

1 Jan 2026 12:12
Seorang Dokter Diduga Aniaya Pengusaha Pakai Stik Besi pada Bagian Kepala Hingga Berdarah-darah

Anak Balita Saksikan Secara Langsung Saat Ayahnya Diduga Dianiaya Seorang Dokter

1 Jan 2026 12:05
Deforestasi Akibat Konsesi Hutan dan Lahan di Indonedia Yang Diobral Tanpa Kontrol Selama Indonesia Merdeka 1945-2025

Deforestasi Akibat Konsesi Hutan dan Lahan di Indonedia Yang Diobral Tanpa Kontrol Selama Indonesia Merdeka 1945-2025

1 Jan 2026 05:08
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.