terasjabar.id
Minggu, 10 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 10 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sisa Perang Kemerdekaan Sejumlah Bom Sempat Berserakan di Desa Pamulihan

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
10 Nov 2025 13:36
in Berita Utama, Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sisa Perang Kemerdekaan Sejumlah Bom Sempat Berserakan di Desa Pamulihan

Tugu Monumen Perjuangan (Tugu Perjuangan Agresi II) di Desa Pamulihan, Cipicung, Kuningan

TERASJABAR.ID – Desa Pamulihan, Kecamatan Cipicung, Kuningan, Jawa Barat, tercatat dalam sejarah perjuangan Kemerdekaan RI, sebagai salah satu desa yang turut berkontribusi dalam perang kemerdekaan mengusir kaum penjajah.
Wilayah Desa Pamulihan dalam sejarah diketahui sebagai lokasi perjuangan ketika melawan pasukan Belanda.

“Untuk napak tilas kisah perjuangan tersebut, maka dibuatlah tugu monumen perjuangan (Tugu Perjuangan Agresi II), yang dibangun oleh Pemerintah Daerah pada tahun 1976,” kata Camat Cipicung Deni Hamdani, Senin (10/11/2025).

ADVERTISEMENT

Hasil temuan KKN Mahasiswa Fakultas ilmu komunikasi Universitas Padjadjaran (UNPAD) beberapa tahun silam, di Desa Pamulihan sempat ditemukan ratusan amunisi perang, di antaranya sejumlah Bom yang terkubur di tanah namun tidak meledak.

Sekitar bulan Februari 1947, pasukan TNI AL dipimpin oleh Hutagaul, mendatangi Desa Pamulihan dan bergabung dengan Warso menduduki Desa Pamulihan dan bermukim di rumah-rumah penduduk.

Pada bulan April 1947 datanglah sejumlah pasukan TNI AD yang dikenal sebagai “pasukan setan”, terdiri dari yon 314 dan yon 315 dipimpin oleh Mayor Rukmana (Abimanyu), dan Kapten Mahmud Pasha.

Pasukan TNI AD dan pasukan TNI AL bergabung dan menyatu dengan masyarakat membuat satu kekuatan untuk mengadakan perlawanan terhadap serangan tentara Belanda dalam rangka mempertahankan Kemerdekaan RI.

Sementara bulan oktober 1947 terdapat keputusan hasil perundingan antara pemerintah RI dan Belanda tentang adanya gencatan senjata, sehingga bulan itu juga semua pasukan TNI AD dan sebagian pasukan TNI AL ditarik ke Yogyakarta dengan istilah rempil.

Sebagian pasukan TNI AL ditinggalkan di Desa Pamulihan. Mereka ditugaskan untuk menjaga daerah sambil menyusun organisasi kekuatan terdiri dari lapisan masyarakat yang dinamakan LGKPRM (Laskar Gerilya Kesatuan Perlawanan Rakyat Murba).

Dalam peristiwa bersejarah tersebut masyarakat Pamulihan turut andil dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Berkah perlindungan Allah SWT, tidak terlalu banyak jatuh korban jiwa.

Sekitar bulan maret 1948 tentara yang rempil ke Yogyakarta seutuhnya kembali/datang lagi ke Desa Pamulihan yang dipimpin oleh Kapten Mahmud Pasha.

RELATED POSTS

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma

Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank

Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

Setelah itu secara berturut-turut tentara Belanda datang kembali dan terjadilah perang baku tembak, baik dijalan desa maupun di luar desa (di kebun, ladang, tegalan). Pertempuran berlangsung sampai bulan September 1948.

Kemudian tanggal 10 Oktober 1948 kembali datang serangan dari tentara Belanda yang jauh lebih hebat, baik dari darat maupun dari udara dengan senjata beratnya yang diluncurkan dari pesawat perang belanda.

Bagaikan hujan peluru seperti roket, peluru akan membumihanguskan Desa Pamulihan. Di tengah suasana sangat mencekam, tiba-tiba ada 2 orang tak dikenal datang berkendaraan Jeep. Diketahui seorang di antaranya bernama Durahman. Ia mengaku ingin bergabung dan siap membantu tentara Indonesia.

Namun ternyata, kedua orang tersebut, adalah mata-mata tentara Belanda, yang ditugaskkan menyelidiki situasi kondisi di Desa Pamulihan, untuk dilaporkan ke pihak belanda. Namun pada akhirnya kedua pengkhianat tersebut berhasil ditangkap.*

Tags: KuninganSejarah PerjuanganTugu Perjuangan Agresi II
ShareTweetSend

Related Posts

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”
Berita Utama

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

8 Mei 2026 07:20
Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma
Lifestyle

Sensasi Berkemah di Pasir Batang Desa Karangsari Darma

7 Mei 2026 11:32
Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank
Daerah

Granat Sisa Perang Ditemukan Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Septictank

5 Mei 2026 18:35
Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka
Daerah

Rizal : Persatuan Umat Islam (PUI) Hadir sebelum NKRI Merdeka

1 Mei 2026 13:34
493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil
Daerah

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

30 Apr 2026 22:53
Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup
News

Ucu Suryana : Setetes darah Menjadi Penentu Harapan Hidup

29 Apr 2026 06:30
Next Post
Menperin Ajak IKM Manfaatkan Kredit Industri Padat Karya

Menperin Ajak IKM Manfaatkan Kredit Industri Padat Karya

Wali Kota Bandung Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan Lewat Kerja Nyata

Wali Kota Bandung Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan Lewat Kerja Nyata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

7 Mei 2026 17:27
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

7 Mei 2026 16:55
YUK DAFTAR! PT Kahatex Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

YUK DAFTAR! PT Kahatex Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

8 Mei 2026 15:25
Cara Menghilangkan Gigi Hitam dengan Efektif, Auto PD!

Cara Menghilangkan Gigi Hitam dengan Efektif, Auto PD!

0
Jangan Asal Injak Gas, Ini Dampaknya pada Baterai Mobil Listrik

Jangan Asal Injak Gas, Ini Dampaknya pada Baterai Mobil Listrik

0
Ratusan Mobil dan Motor Hasil Modifikasi Terbaik Mejeng di ICE BSD

Ratusan Mobil dan Motor Hasil Modifikasi Terbaik Mejeng di ICE BSD

0
10 Lokasi Nobar Persija vs Persib,  Farhan Nobar di Polrestabes Bandung

10 Lokasi Nobar Persija vs Persib, Farhan Nobar di Polrestabes Bandung

0
Cara Menghilangkan Gigi Hitam dengan Efektif, Auto PD!

Cara Menghilangkan Gigi Hitam dengan Efektif, Auto PD!

10 Mei 2026 11:22
Jangan Asal Injak Gas, Ini Dampaknya pada Baterai Mobil Listrik

Jangan Asal Injak Gas, Ini Dampaknya pada Baterai Mobil Listrik

10 Mei 2026 10:36
10 Lokasi Nobar Persija vs Persib,  Farhan Nobar di Polrestabes Bandung

10 Lokasi Nobar Persija vs Persib, Farhan Nobar di Polrestabes Bandung

10 Mei 2026 10:22
Ratusan Mobil dan Motor Hasil Modifikasi Terbaik Mejeng di ICE BSD

Ratusan Mobil dan Motor Hasil Modifikasi Terbaik Mejeng di ICE BSD

10 Mei 2026 10:21
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.