TERASJABAR.ID – Warga Sukabumi dihebohkan dengan patung penyu di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Alun Alun Gadobangkong Sukabumi ternyata terbuat dari kardus.
Kemudian yang paling membuat tercengang adalah biaya pembuatan patung penyu tersebut adalah seharga Rp 15 miliar tetapi terbuat dari kardus.
Video patung penyu kardus ini dibagikan oleh akun instagram @mood.jakarta, dalam video terslihat patung penyu dengan kondisi yang sudah robek dan penyok pada bagian tempurung.
Warga yang merekam video tersebut lantas membuka lapisan luar patung tersebut yang ternyata dibuat dari karton berwarna coklat seperti kardus.
Kemudian ada juga kayu-kayu yang menopang kardus-kardus tersebut kemudian unggahan ini mengundang murka warganet, terlebih anggaran pembuatan patung penyu itu diduga mencapai Rp15 miliar.
Bahkan, tidak sedikit yang menandai akun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk memperhatikan permasalahan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Alun-alun Gadobangkong yang menjadi lokasi keberadaan patung penyu ini sudah menjadi perhatian karena infrastruktur yang hancur diterpa ombak.
- Menkeu Purbaya: Likuiditas Perbankan Diperkuat, Kredit Berpotensi Tumbuh hingga 14-15 Persen
- Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah
- Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027
- Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia
- Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025
Peristiwa rusaknya sejumlah infrastruktur di kawasan Alun-alun Gadobangkong ini terjadi sekitar pertengahan Februari 2025.
Selain patung penyu yang rusak, jogging track pun ikut jebol dengan bagian bawahnya yang tergerus ombak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu anggaran dari Dinas Perkim untuk perbaikan kerusakan fasilitas di Alun-alun Gadobangkong.
















